Pemkot diminta Sidak, Kualitas Air Sungai Cikunir Memprihatinkan

Jumat, 26 Agustus 2022 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Penurunan baku mutu kualitas air Sungai Cikunir di Tasikmalaya memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Hal tersebut jadi sorotan Harniwan Obech salah seorang pegiat lingkungan dari Republik Aer Tasikmalaya.

Dia menyebut baku mutu kualitas air Sungai Cikunir dari hari ke hari semakin turun bahkan semakin parah dan tak terkendali.

“Apabila hal ini dibiarkan akan mengancam terhadap keanekaragam flora dan fauna yang berada di sungai tersebut,” ungkapnya, Jumat (26/08/2022).

Menurut Harniwan, pemerintah dituntut harus lebih serius lagi untuk menangani pencemaran sungai ini, bisa terlihat saat ini Cikunir warnanya coklat kehitam-hitaman.

“Kalau tidak ada penanganan yang serius saya khawatir ini akan menjadi bencana bagi manusia,” terangnya.

Senada, warga bantaran Sungai Cikunir Muhamad Lijal menyebut, pencemaran sungai ini sudah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2012.

Lijal menjelaskan, pencemaran sungai ini diduga akibat dari penggalian penambangan pasir yang dilakukan oleh para penambang pasir di wilayah Ciponyo.

“Pencemaran yang diakibatkan oleh aktivitas galian pasir tersebut berdampak terhadap menurunnya produktivitas pertanian dan perikanan,” terangnya.

“Bahkan beberapa kolam ikan milik warga menurutnya terlantar karena  kolam tidak dipakai lagi untuk usaha perikanan karena usaha tersebut terus merugi,” tambah Lijal.

Lijal menyebut, akibat kualitas air sungai yang semakin memburuk dampak penggalian penambangan pasir beberapa species ikan endemik Sungai Cikunir seperti ikan caung, beunteur, nilem sudah susah ditemukan.

“Beberapa upaya pencegahan menurutnya sudah dilakukan oleh warga dengan melakukan aksi ke perusahaan pengalian penambangan pasir, namun hal tersebut menjadi sia-sia karena sampai saat ini tidak ada perubahan,” keluhnya.

Sementara itu, pemerhati lingkungan Kota Tasikmalaya A. Saefulmillah merasa prihatin dengan kondisi Sungai Cikunir saat ini, ia meminta kepada pemerintah untuk lebih berpihak kepada lingkungan dan masyarakat agar keberadaan dan kefungsian sungai bisa tetap terjaga.

“Harus ada keberpihakan pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan ini, masalahnya air ini merupakan kebutuhan urgent untuk keberlangsungan hidup manusia,” harapnya

Ia berharap pemerintah melakukan sidak dan peninjauan dan evaluasi secara  berkelanjutan terhadap keberadaan kualitas sungai Cikunir, sehingga baku mutu kualitas air bisa tetap terus dipertahankan. (Momo).

Loading

Berita Terkait

Menuju Tasik Hejo, Moka Sukapura Tanam Pohon Buah di Objek Wisata Galunggung
Situ Gede Kering Parah, Aktivitas Tambang Galian C Diduga Jadi Pemicu
Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani MAKMUR JAYA 02 Rajapolah Resmi Berdiri
Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Langsung Ground Check Titik Hotspot di Kecamatan Paku
Ampera AY Mebas: Provinsi Kalteng Alokasikan Rp10 Miliar untuk Pengaspalan Jalan Patung-Hayaping
Petani dan Warga Pakpak Bharat Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait X Star Subsidi BBM
Polsek Dusun Tengah Olah TKP Jenazah Diduga Gantung Diri di Komplek Pasar Subuh Ampah
14 Tahun Mengabdi, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah Bukit Duri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Menuju Tasik Hejo, Moka Sukapura Tanam Pohon Buah di Objek Wisata Galunggung

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Situ Gede Kering Parah, Aktivitas Tambang Galian C Diduga Jadi Pemicu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani MAKMUR JAYA 02 Rajapolah Resmi Berdiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Langsung Ground Check Titik Hotspot di Kecamatan Paku

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Ampera AY Mebas: Provinsi Kalteng Alokasikan Rp10 Miliar untuk Pengaspalan Jalan Patung-Hayaping

Berita Terbaru

Berita terbaru

Situ Gede Kering Parah, Aktivitas Tambang Galian C Diduga Jadi Pemicu

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:24 WIB