Pemkab Pakpak Bharat Turunkan Tim, Ukur dan Patok Lahan Sekolah Rakyat 

Selasa, 22 April 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional terus ditindak lanjuti.

Hari ini Tim Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melakukan pengukuran dan pematokan lahan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat dimaksud di Dusun Pangkalen, desa Siempat Rube IV, kecamatan Siempat Rube.

Sekolah Rakyat merupakan Program Strategis Pemerintah yang menyediakan pendidikan dalam format sekolah berasrama (Boarding School).

Program yang diharapkan menjadi solusi nyata dalam memutuskan mata rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi penerus bangsa.

Kabupaten Pakpak Bharat menjadi salah satu Daerah perioritas Pemerintah Pusat dalam program ini dibawah arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dengan semangat, Franc Bernhard Tumanggor, Bupati Pakpak Bharat menyambut baik dengan segera menyerahkan sebidang tanah miliknya yang akan diperuntukkan bagi Pembangunan Sekolah Unggul dimaksud.

Kepala Dinas Sosial Pakpak Bharat, Supardi Padang menjelaskan, lahan ini dipersiapkan untuk lokasi pembangunan Sekolah Rakyat nantinya.

“Semoga sekolah unggul yang kita harapkan bisa membantu mendorong dan membangun SDM Pakpak Bharat yang unggul,” jelas Supardi Padang di lokasi, Selasa (22/04/2025).

Sementara, Sekjen Kemensos, Robben Rico saat menerima dokumen hibah tanah dimaksud berjanji, pihaknya akan segera menindak lanjuti kesediaan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam program pembangunan Sekolah Rakyat ini.

Hal ini menurutnya terlihat dari kesiapan lahan yang telah disediakan oleh Pemerintah Pakpak Bharat untuk pembangunan gedung Sekolah Rakyat nantinya.

“Harapan kita jelas, dari awal Pak Presiden ingin anak-anak di seluruh Indonesia tidak ada satu pun yang tidak bisa memperoleh akses pendidikan,” kata Robben Rico.

“Jika kita bicara tentang Kabupaten Pakpak Bharat, maka jelas harapan kita cuma satu nantinya, tidak ada lagi keluarga miskin di Kabupaten Pakpak Bharat,” tegasnya.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?
Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla
BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi
Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan
Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat
Ramai Isu ‘Orang Dalam’ Atlet POPDA Pemalang, Ini Penjelasan Dindikpora Pemalang
Tepis Isu Pencemaran Lingkungan, SPPG Beji 2 Pemalang Tegaskan Limbah Dapur Disaring Ketat
Musim Durian Tiba, Ribuan Butir Ludes Diserbu Pembeli di Lapak Sirandu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:31 WIB

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?

Sabtu, 5 September 2026 - 20:44 WIB

Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

Sabtu, 5 September 2026 - 19:46 WIB

BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi

Sabtu, 5 September 2026 - 16:07 WIB

Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WIB

Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat

Berita Terbaru