Pemkab Jeneponto Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi dan Program Sekolah Garuda

Senin, 14 April 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP – Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Muh. Arifin Nur, SH, MH, mewakili Bupati Jeneponto dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi dan Program Sekolah Garuda yang digelar secara virtual, Senin (14/04/2025),

Rakor ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Menteri dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta seluruh kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Turut mendampingi Sekda Jeneponto dalam rakor ini yakni perwakilan dari Kodim, Polres, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, serta Kabag Ekonomi dan Kominfo.

Dalam arahannya, Muh. Arifin Nur, SH, MH menyampaikan bahwa pemerintah daerah diminta menyiapkan data dan laporan terkait langkah-langkah yang telah dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi di daerah masing-masing.

“Salah satu upaya konkret yang disarankan adalah pelaksanaan pasar murah atau gelar pangan murah yang dapat membantu stabilisasi harga,” kata Muh Arifin Nur Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Jl. Lanto Dg. Pasewang.

Selain itu, pemerintah daerah juga diimbau untuk mendorong kegiatan penanaman komoditas strategis seperti cabai merah dan cabai rawit sebagai langkah antisipatif terhadap potensi inflasi.

Terkait Program Sekolah Garuda, pemerintah pusat telah mempersiapkan beberapa lokasi seperti Papua Tengah, Bangka Belitung, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Satu lokasi tambahan masih menunggu usulan dari daerah. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengusulkan lahan minimal seluas 20 hingga 25 hektar yang memenuhi syarat untuk mendukung pembangunan sekolah tersebut.

Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui program strategis nasional.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek
Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk
Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol
Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata
Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial
Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto
Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru