Dinas Pertanian Jeneponto Gelar Rakor Serapan Gabah dan Sosialisasi Klaster Modern

Kamis, 10 April 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP – Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Pertanian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Serapan Gabah Petani Musim Tanam Rendengan 2024–2025 serta Sosialisasi Klaster Pertanian Modern di aula Dinas Pertanian Jeneponto.

Nampak hadir Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, Wakil Bupati, anggota DPRD Jeneponto Imam Taufiq, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Muhammad Amin, perwakilan Polres Jeneponto, Ketua Komisi II DPRD, serta unsur Forkopimda lainnya. Bupati juga didampingi oleh Kepala Inspektorat Jeneponto, Maskur S.Ag., MH.

Acara dibuka langsung oleh Bupati H. Paris Yasir yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh elemen — pemerintah daerah, TNI/Polri, legislatif, hingga pelaku usaha pertanian — untuk menjaga stabilitas harga gabah dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kegiatan ini adalah wujud keseriusan kita dalam membangun ketahanan pangan dan memastikan hasil panen petani terserap maksimal,” ujar Bupati Jeneponto.

Kepala Dinas Pertanian Jeneponto, Achmad S. Tunru, dalam laporannya menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan berbagai kebutuhan pertanian ke pemerintah pusat, di antaranya perbaikan irigasi, bantuan alat pascapanen, dan alat serap panen.

“Hal ini dilakukan untuk menunjang efisiensi dan kualitas hasil pertanian petani Jeneponto,” kata Achmad.

Ia juga memperkenalkan konsep Klaster Pertanian Modern yang akan diterapkan sebagai model pengembangan pertanian berbasis kawasan.

Model ini mengintegrasikan peran petani, penyuluh, dan mitra usaha dalam satu ekosistem pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Bupati H. Paris Yasir menegaskan pentingnya menjaga ketahanan pangan sebagai bagian dari cita-cita pembangunan nasional (Asta Cita).

“Ketahanan pangan ini harus dimulai, diusahakan, dan dilaksanakan. Tentunya dengan mengedepankan kolaborasi bersama Bulog agar serapan hasil panen sesuai dengan target harga pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sektor pengawasan menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar para tengkulak tidak merugikan petani dan harga gabah tetap stabil.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kadis Ketahanan Pangan, perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta sejumlah stakeholder pertanian lainnya.

Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap melalui forum ini seluruh pihak dapat bersinergi mendukung pembangunan sektor pertanian yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan demi kemakmuran masyarakat petani Jeneponto.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang
Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat
Menanam Kehidupan: Cara Istimewa Persit KCK Kodim Tasikmalaya Maknai HUT ke-80
Klarifikasi PT KSL: Klaim RKAB Terbit, Bantah Tambang Ilegal dan Tudingan Pencemaran
Bupati Franc Tumanggor Suarakan Pemulihan Hutan Kemenyan di Tengah Sosialisasi PBPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat

Berita Terbaru