Pemdes Tampa Gelar Musyawarah Bahas Tapal Batas Desa Guna Terpenuhinya Aspek Teknis dan Yuridis

Kamis, 14 November 2024 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Pemerintah Desa (Pemdes) Tampa bersama Tim Tata Batas yang terdiri dari seluruh Ketua RT, BPD, Tokoh Masyarakat melaksanakan musyawarah, Kamis, 14 November 2024.

Acara tersebut untuk menyatukan persepsi menyangkut tata batas antara Desa Tampa dengan Desa Luaw Jawuk (eks Transmigrasi), Runggu Raya, Tarinsing, Simpang Bangkuang, Kupang Baru dan Desa Ipu Mea, Kabupaten Barito Timur, yang dilaksanakan di kantor balai desa setempat.

Ketua Tim Tata Batas, Kristal RM Ngaki dalam pemaparannya mengatakan, dalam musyawarah ini dibahas historis desa Tampa untuk menyatukan persepsi.

“Dan kedepannya adalah menyepakati jadwal musyawarah antar desa untuk bersama turun ke lapangan guna melakukan pemetaan dan menyepakati bersama titik batasnya,” ucap Kristal RM Ngak.

Dilanjutkan, khususnya untuk tapal batas dengan Desa Luaw Jawuk, Pemdes Tampa dan juga Tim tetap mengacu pada peta wilayah Transmigrasi.

“Sebelum menjadi desa definitif, Luaw Jawuk adalah wilayah Transmigrasi yang jelas tata batasnya. Dan batas Desa Tampa dengan Desa Luaw Jawuk mengacu pada peta wilayah transmigrasi tersebut,” tegasnya.

Sementara untuk tata batas dengan Desa Ipu Mea, maka pembahasannya melibatkan pihak Kecamatan karena batas antara Desa Tampa dan Desa Ipu Mea itu juga batas antara Kecamatan Karusen Janang dan Kecamatan Paku.

Sementara, Kades Tampa, Misdiano mengatakan bahwa Pemdes dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan seluruh Kepala Desa berbatas dan juga Kecamatan.

“Ya, untuk menentukan waktu dan tanggal pelaksanaan musyawarah antar desa agar penyelesaian tata batas antar desa menemukan titik temu dan selesai pada tahun 2024 ini,” jelasnya.

Untuk diketahui, batas antar desa merupakan rangkaian titik-titik koordinat yang dituangkan dalam bentuk peta.

Tujuan penetapan dan penegasan batas desa untuk tertib administrasi pemerintahan, memberikan kejelasan, dan kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu desa yang memenuhi aspek teknis dan aspek yuridis.

Penetapan dan penegasan batas desa merupakan penentuan titik-titik koordinat batas desa yang dapat dilakukan dengan kortometrik dan atau survey lapangan yang dituangkan dalam bentuk peta batas dengan daftar titik-titik koordinat batas desa.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan
Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi
Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo
Aksi Bela Ponpes Hamalatul Qur’an Putri, Jangan Biarkan Marwah Pesantren Diinjak Atas Nama Penegakan Hukum 
Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi

Berita Terbaru