ENREKANG, MNP —- Lapangan Maroangin, Kecamatan Maiwa meledak. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar Senin, 18 Agustus 2026 resmi tercatat sebagai perayaan paling meriah sepanjang masa di wilayah itu.
Bukan hanya karena lomba-lombanya, tapi karena Bupati Enrekang sendiri turun langsung ke tengah rakyat untuk ikut Mapa Dendang.
Belum pernah ada sejarahnya Bupati hadir sekaligus ikut tampil. Tepat setelah membuka acara secara resmi, orang nomor satu di Kabupaten Enrekang itu naik ke panggung berhadapan dengan tim Mapa Dendang utusan desa-desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sorak, tawa, dan tepuk tangan warga mengiringi setiap bait pantun yang dilontarkan. Suasana berubah dari seremoni kenegaraan menjadi pesta rakyat penuh keakraban.
Mapa Dendang menjadi bintang utama. Tradisi adu pantun berbalas dengan iringan alat musik tradisional ini diikuti tim-tim terbaik pilihan dari berbagai desa di Maiwa.
Adu kreativitas, kelucuan, dan kekompakan membuat ribuan pasang mata tidak berkedip. Warga rela panas-panasan demi menyaksikan langsung pertunjukan yang sudah lama tidak digelar sebesar ini.
Selain Mapa Dendang, panitia juga menyiapkan berbagai perlombaan tradisional khas 17 Agustus. Mulai dari lomba rakyat hingga hiburan panggung, semua dikemas untuk membangkitkan semangat kemerdekaan.
Lapangan Maroangin benar-benar berubah menjadi lautan merah putih dan gelak tawa. “Ini baru namanya merdeka, meriah, dan membumi,” ujar salah seorang warga.
Hadir dalam acara tersebut jajaran lengkap Muspida Maiwa, Camat Maiwa, Kapolsek, Danramil, Kadis Perpustakaan, anggota DPRD Fraksi Nasdem, dan para kepala desa.
Kemeriahan ini membuktikan bahwa semangat 17 Agustus 1945 masih hidup dan menyatukan. Dengan kehadiran Bupati yang ikut Mapa Dendang, HUT RI tahun ini di Maiwa bukan sekadar upacara, tapi benar-benar pesta rakyat yang akan dikenang lama.
![]()
Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan