Enrekang, MNP – Peringatan Hari Kemerdekaan yang Megah
Pemerintah Kabupaten Enrekang memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 yang ke-80 dengan upacara sangat khidmat dan penuh semangat patriotisme.
Sebagai Inspektur upacara, Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga memimpin prosesi yang berlangsung di Alun-alun lapangan Abubakar Lambogo Batili Enrekang pada Minggu, 17 Agustus 2025.
Kehadiran Pejabat dan Masyarakat
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam peringatan kemerdekaan ini adalah Wakil Bupati Andi Tenri Liwang Latinro, Para Pimpinan OPD, Camat, organisasi Masyarakat, tokoh masyarakat Enrekang, dan Forkopimda.
Kehadiran mereka menambah semarak dan keagungan suasana peringatan detik-detik Proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi
Upacara peringatan detik-detik Proklamasi kemerdekaan Indonesia diadakan dengan penuh hikmat. Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga memimpin upacara yang dimeriahkan dengan semangat kebangsaan dan rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengukuhan Kepala Desa
Sesaat setelah upacara dan pembacaan peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Enrekang secara resmi mengukuhkan 45 Kepala Desa untuk perpanjangan masa jabatan selama 3 tahun dari 2025 sampai 2027. Mereka dinyatakan memenuhi persyaratan untuk perpanjangan masa jabatan.
Alasan Tidak Diperpanjangnya Masa Jabatan Beberapa Kepala Desa
Bupati H. Yusuf Ritangnga menyampaikan bahwa 15 mantan Kepala Desa tidak dapat diperpanjang masa jabatannya karena beberapa alasan, seperti mengundurkan diri untuk menjadi calon anggota legislatif DPRD kabupaten Enrekang, mengundurkan diri dan tidak ingin lagi menjabat, atau telah meninggal dunia.
Disampaikan pula oleh H. Yusuf Ritangnga bahwa masih ada 15 Desa di Kabupaten Enrekang yang dipimpin oleh Penjabat (PJ) Desa sambil menunggu proses selanjutnya sesuai dengan aturan yang berlaku.
Semangat kemerdekaan dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi fokus utama pemerintahan Kabupaten Enrekang.
![]()
Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan