Pasar Cikurubuk Kian Sepi, Pedagang Pakaian Gulung Tikar Dihantam Serbuan Online

Kamis, 24 April 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Net

Ilustrasi, Net

Tasikmalaya, MNP – Suasana Pasar Cikurubuk yang dulunya dikenal sebagai pusat keramaian di Kota Tasikmalaya kini terlihat semakin sepi.

Banyak kios, khususnya pedagang pakaian, mulai tutup karena merosotnya jumlah pembeli. Fenomena ini disebut-sebut sebagai dampak dari maraknya trend belanja online, Kamis (24/4/2025).

Ade Rohmana, staf dari Dinas Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya membenarkan kondisi tersebut tidak sedikit pedagang yang akhirnya gulung tikar karena tak mampu lagi menutupi biaya operasional harian.

“Terutama pedagang pakaian, mereka yang paling terdampak. Berbeda dengan pedagang kebutuhan pokok dan makanan yang masih memiliki pembeli tetap,” ujarnya.

Salah satu pedagang pakaian, Nunung (40), turut membagikan keluh kesahnya. Ia mengaku, penjualan di tokonya kini nyaris tak bergerak.

“Dulu saya bisa menjual 10 potong baju sehari, bahkan lebih. Tapi sekarang kadang cuma dua, bahkan sering tidak ada sama sekali,” tutur Nunung dengan nada sedih.

Ia berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah agar perekonomian pasar tradisional bisa kembali bergeliat.

“Saya ingin pemerintah bisa menstabilkan kondisi ini. Cari cara supaya ekonomi kita bisa jalan lagi seperti dulu,” harapnya.

Pasar Cikurubuk, yang dahulu menjadi ikon belanja masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya, kini menghadapi tantangan besar untuk bisa bertahan di tengah gempuran era digital.

Loading

Penulis : DHS

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB