Ketua DPD PKS Pemalang Minta Pemkab Bangun Kios Darurat Pasca Kebakaran Lapak Pedagang Pakaian

Kamis, 25 Desember 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Pemalang Priwantoro meminta kepada Pemerintah kabupaten untuk segera membangun kios darurat bagi ratusan korban kebakaran lapak pakaian di komplek pasar pagi,pada Selasa malam (23/12) Kemarin.

Hal ini ditegaskan Priwantoro di tengah kunjungannya di lokasi kebakaran pada Kamis siang (25/12).

“Kami ikut prihatin dengan Insiden kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita para pedagang,dimana banyak yang kehilangan barang dagangannya karena ludes terbakar,” tutur Priwantoro.

Masih menurutnya, Pemerintah kabupaten Pemalang diharapkan cepat tanggap penangangan pasca insiden kebakaran yang menghanguskan sekitar 120 kios pakaian dan beberapa bangunan ruko,

“Sebentar lagi memasuki bulan puasa dimana momentum setahun sekali ini sangar diharapkan para pedagang pakaian, terlebih bagi para korban kebakaran kios baju di komplek pasar pagi ini, paling tidak pemerintah daerah bisa mengupayakan pendirian lapak darurat bagi ratusan pedagang yang kehilangan kiosnya karena terbakar,” tutupnya.

Terpisah,Abu khaeri (60) seorang pedagang yang kehilangan kiosnya akibat kebakaran tersebut, saat ditemui di lokasi kebakaran mengaku sudah tidak punya apa-apa lagi terkait dagangannya,

“Saya menderita kerugian sekitar 100 juta lebih satu lembar pakaian pun tidak bisa diselamatkan, saya berharap lapak kita di bangun lagi biar bisa berjualan lagi, Ini usaha kami sementara nanti mau ke DPR teman – taman pedagang mengadukan,” tuturnya.

Dari beberapa pedagang korban kebakaran lapak pakaian, mereka mengaku mendapat undangan dari Diskoperindag kabupaten Pemalang, terkait dengan musibah kebakaran tersebut.

Loading

Facebook Comments Box

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026
Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir
Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak
Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti
Siapkan 10.000 Hektar Lahan, Pemkab Pakpak Bharat Sambut Tim Ditjenbun Kementan RI
Tasikmalaya Zona Merah Korupsi: Masalahnya Sistemik, Bukan Sekadar Persepsi
Musrenbang Desa Kersamanah Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:57 WIB

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:48 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:19 WIB

Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti

Berita Terbaru