Parah!! Paket MBG Nasi Goreng Diduga Berbau Basi Dikirim ke SDN 05 Sidorejo

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN, MNP – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan tajam. Seperti SPPG Sidorejo 2 Desa Sidorejo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung.

Diduga dalam mengirimkan paket MBG berupa nasi goreng tercium berbau tidak sedap ke SDN 05 Sidorejo dan memicu kekhawatiran serius terkait keamanan pangan, pengawasan mutu, serta kecukupan gizi siswa sekolah dasar.

Informasi awal diterima dari narasumber yang enggan disebutkan namanya, yang melaporkan bahwa paket MBG nasi goreng yang diterima pihak sekolah tercium bau basi.

Menindaklanjuti laporan itu, awak media langsung turun ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.

Paket MBG yang diterima siswa berisi nasi goreng, satu telur goreng, satu tahu goreng, sedikit sayur acar, serta sepotong kecil buah semangka.

Beberapa paket dilaporkan mengeluarkan aroma tidak sedap, yang menimbulkan kekhawatiran sebelum makanan dikonsumsi oleh siswa.

Saat dikonfirmasi, Kepala SPPG Sidorejo 2, Putri Ayu Elvina, S.H., M.H., membenarkan adanya laporan makanan berbau basi pada sebagian porsi.

“Iya pak, betul. Tadi porsi kecil SDN 5, saya sudah konfirmasi ke kepala sekolahnya, ada yang berbau basi. Kita sudah konfirmasi untuk kita ganti makanan kering di hari Kamis. Kita sudah konfirmasinya dari pagi, sebelum siswa makan,” ujarnya, Rabu (11/02).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebelum makanan dikirim, pihak SPPG mengklaim telah melakukan uji organoleptik oleh ahli gizi.

“Untuk nasi memang sudah tercium bau basi ketika sampai ke sekolah-sekolah, itu benar. Tapi sebelum dikirim kita uji organoleptik dulu oleh ahli gizi. Namun untuk porsi kecil yang berbau, kami memohon maaf,” ucap Putri.

“Penanggulangannya, kami langsung menghubungi sekolah-sekolah agar makanan tidak dimakan dan akan diganti dengan makanan kering besok hari Kamis,” tambahnya.

SPPG Sidorejo 2 juga menyatakan akan mengevaluasi menu dan tidak lagi menggunakan menu nasi goreng untuk sementara waktu, serta menegaskan bahwa pengawasan makanan telah dilakukan sesuai SOP.

Namun, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan kondisi nyata paket MBG yang diterima siswa, terutama jika ditinjau dari standar gizi seimbang yang menjadi tujuan utama program MBG.

Apakah paket tersebut benar-benar layak disebut “makan bergizi” untuk anak usia sekolah dasar, terlebih ketika muncul dugaan bau basi pada sebagian porsi.

Bagaimana makanan yang diklaim telah lulus uji organoleptik masih bisa berbau basi saat tiba di sekolah?

Apakah rantai distribusi, waktu pengiriman, dan penyimpanan benar-benar diawasi secara ketat? Sejauh mana SOP pengawasan pangan diterapkan secara konsisten?

Dan yang paling penting, siapa yang bertanggung jawab jika makanan tersebut sempat dikonsumsi siswa?

Program MBG sejatinya dirancang untuk meningkatkan kesehatan, gizi, dan kecerdasan anak bangsa, bukan justru menimbulkan kecemasan orang tua dan guru.

Kesalahan sekecil apapun dalam pengelolaan makanan anak berpotensi berdampak besar terhadap kesehatan dan keselamatan mereka.

Masyarakat kini menanti evaluasi menyeluruh dari pihak terkait, termasuk dinas pendidikan dan instansi pengawas pangan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Transparansi, pengawasan ketat, dan komitmen pada kualitas bukan sekadar slogan—melainkan kewajiban mutlak ketika menyangkut makanan untuk anak-anak.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wasev TMMD ke-129 Pastikan Pembangunan Desa Parungponteng Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Mengenal dan Mengatasi Penyakit Gastritis Antrum/Antral dengan Obat-obatan Herbal
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Warga Pattaneteang Olah Limbah Kulit Kopi Jadi Media Tanam
Dukung Pendidikan Keagamaan, Kemenag dan KUA Bungursari Fasilitasi Legalitas MDTU Al-Musytari
Oleh Soleh Tegaskan Sinergi PKB–NU, Siap Sukseskan Muktamar
Dokumen SIPA Depo Pertamina Tasikmalaya Dipertanyakan, Aliansi Desak Bukti Perizinan dan RTH
Gerak-geriknya Dicurigai Warga, Pelaku Pencurian Motor di Candipuro Akhirnya Diciduk Polisi
Semangat Gotong Royong Satgas TMMD dan Masyarakat, Pengaspalan Jalan di Kp. Cilintung Berjalan Lancar

Satu tanggapan untuk “Parah!! Paket MBG Nasi Goreng Diduga Berbau Basi Dikirim ke SDN 05 Sidorejo”

  1. Inimah jad bahan buat membuka peluang korupsi ,karna dari sisi lain ekonomi masyarakat sangat terpuruk bahkan dirasakan lebih dari jaman covid tolong lihat kebijakan seperti ini.melihat kebawah ekonomi sangat lesu lebih baik kasihkan uangnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Wasev TMMD ke-129 Pastikan Pembangunan Desa Parungponteng Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Mengenal dan Mengatasi Penyakit Gastritis Antrum/Antral dengan Obat-obatan Herbal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Warga Pattaneteang Olah Limbah Kulit Kopi Jadi Media Tanam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Dukung Pendidikan Keagamaan, Kemenag dan KUA Bungursari Fasilitasi Legalitas MDTU Al-Musytari

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Oleh Soleh Tegaskan Sinergi PKB–NU, Siap Sukseskan Muktamar

Berita Terbaru

Berita terbaru

Oleh Soleh Tegaskan Sinergi PKB–NU, Siap Sukseskan Muktamar

Rabu, 12 Agu 2026 - 19:11 WIB