Palaku Kabur, Santri di Cibeuti jadi Korban Pelemparan Batu

Jumat, 3 Juni 2022 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Video santri jadi korban pelemparan batu oleh oleh orang tidak dikenal beredar luas di grup perpesanan media sosial.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi saat para santri sedang membeli mie instan di sebuah warung pinggir Jalan Raya Cibeuti, Kecamatan Kawalu, Rabu (01/06/2022).

Dalam video memperlihatkan tangan korban berdarah. Sementara, pemilik warung mengobatinya dengan cara membasuh tangannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video tersebut, seorang pria menjelaskan, santri ada yang lempar oleh orang tak bertangung jawab menggunakan batu. Terlihat juga batu tersebut sebesar kepalan tangan orang dewasa.

Saksi mata sekaligus pemilik warung Suhanda mengatakan, aksi pelemparan terhadap tiga santri di Kota Tasikmalaya terjadi pada pukul 00.00 wib malam. Para santri ini habis mengaji dan biasa membeli mi instan.

“Pas saya masuk ke dalam warung untuk memasak mi buat santri, tiba-tiba ada teriakaan dan ada lemparan batu sebesar kepalan orang dewasa mengenai santri,” ucapnya, Kamis (02/06/2022).

Suhanda mengaku tidak tahu siapa pelaku pelempar batu tersebut. Namun terlihat pelaku mengendarai 2 sepeda motor. Santri korban pelemparan masing-masing mengalami luka memar pada bagian dada, bagian tangan kanan dan kaki memar.

“Semalam sempat ngejar tapi tidak terkejar karena pelaku langusung tancap gas ke arah barat,” sebut Suhanda.

Sementara itu, Kapolsek Kawalu KOMPOL Sunarjono menuturkan, pihaknya sudah menerima informasi mengenai pelemparan batu terhadap tiga santri di Kota Tasikmalaya tersebut. Anggota langsung turun ke lapangan.

“Korban adalah santri salah satu pondok pesantren Cibeuti, korban belum laporan secara tertulis, baru lisan,” ungkapnya.

Kapolsek mengaku belum mengetahui identitas pelaku termasuk motif pelemparan. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Masih didalami anggota,” pungkasnya. (02).

Loading

Berita Terkait

Cegah Laka Laut, Satpolairud Polres Garut Edukasi Wisatawan di Pantai Karang Papak
Menjaga Marwah di Ruang Maya: Kepala Humas UNIMEN Tempa Reputasi Digital Berbasis Nilai Islam di Makassar
77 Hektare Proyek Cetak Sawah Distan Bartim Gagal Total: Dugaan Perencanaan Asal-asalan hingga Lemahnya Pengawasan
Permatadora Tasikmalaya Bubar! Ini Penyebabnya
Muncul Isu Sekda Impor, PSU Ingatkan Bupati Tasikmalaya Dampak Demotivasi ASN Lokal
Perebutan Tiket Regional, 24 Tim U-12 Beradu Gengsi di Liga Jabar Istimewa
Hardiknas 2026, Reni Sugiarti Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pendidikan
Polres Pakpak Bharat Berintegritas dan Humanis, Peringatan May Day Berjalan Aman Kondusif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:53 WIB

Cegah Laka Laut, Satpolairud Polres Garut Edukasi Wisatawan di Pantai Karang Papak

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:36 WIB

Menjaga Marwah di Ruang Maya: Kepala Humas UNIMEN Tempa Reputasi Digital Berbasis Nilai Islam di Makassar

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:09 WIB

77 Hektare Proyek Cetak Sawah Distan Bartim Gagal Total: Dugaan Perencanaan Asal-asalan hingga Lemahnya Pengawasan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:15 WIB

Permatadora Tasikmalaya Bubar! Ini Penyebabnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:01 WIB

Muncul Isu Sekda Impor, PSU Ingatkan Bupati Tasikmalaya Dampak Demotivasi ASN Lokal

Berita Terbaru

Berita terbaru

Permatadora Tasikmalaya Bubar! Ini Penyebabnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:15 WIB