PAKPAK BHARAT, MNP – Langkah besar menuju industrialisasi komoditas lokal mulai dipacu di Kabupaten Pakpak Bharat.
Senior Advisory Direktorat Hubungan Kelembagaan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV, Arief Subhan Siregar, bersama tim pakar dari Universitas Andalas (Unand) melakukan kunjungan lapangan untuk mematangkan rencana pembangunan pabrik pengolahan gambir, Rabu (28/01/2026).
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut komitmen pemerintah dan BUMN dalam melakukan hilirisasi tanaman gambir, yang selama ini menjadi komoditas unggulan namun masih terkendala pada sektor pemasaran dan pengolahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan di Aula Rumah Candu, Rumah Dinas Bupati Pakpak Bharat, Sekretaris Daerah Jalan Berutu, S.Pd, MM, mewakili Bupati Franc Bernhard Tumanggor, menyambut hangat rombongan.
Pemkab Pakpak Bharat memaparkan ekspose data terbaru mengenai persiapan lahan penanaman serta calon lokasi pembangunan pabrik.
“Potensi utama kami adalah gambir, disusul kapur, kemenyan, dan kopi. Namun, selama ini pengembangan gambir cukup sulit karena kurangnya dukungan di sektor pasar. Kami sudah berupaya membantu petani dengan mesin press, namun progresnya belum signifikan,” ungkap Jalan Berutu.
Pihaknya berharap kolaborasi dengan PTPN IV dan Universitas Andalas ini dapat segera terealisasi.
“Ini adalah momen tepat untuk mendongkrak ekonomi masyarakat. Kami siap menunggu arahan teknis agar pembangunan pabrik ini tidak tertunda,” tambahnya.
Sementara itu, Senior Advisory PTPN IV, Arief Subhan Siregar, menjelaskan bahwa PTPN IV mendapat penugasan khusus untuk membantu pengembangan industri hilir gambir.
Namun, ia menekankan pentingnya penguatan di sektor hulu sebelum melangkah jauh ke industri fabrikasi.
“Kita perlu memperkuat sektor hulunya terlebih dahulu. Saat ini, pasar gambir masih sangat terfokus ke negara India. Oleh karena itu, seluruh proses hilirisasi harus disesuaikan dengan kebutuhan standar ekspor ke sana,” jelas Arief.
Usai pertemuan, tim gabungan langsung melakukan tinjauan lapangan di beberapa titik strategis. Pemantauan potensi lahan dilakukan di wilayah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Kecamatan Salak dan Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut.
Puncaknya, rombongan meninjau langsung calon lokasi pembangunan pabrik gambir yang direncanakan berdiri di Kecamatan Siempat Rube.
Kajian mendalam dari Universitas Andalas akan menjadi landasan teknis bagi PTPN IV untuk menentukan spesifikasi industri yang akan dibangun, sehingga dapat memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan petani lokal di Pakpak Bharat.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan