Lampung Selatan, MNP – Pemerintahan Desa Bandar Dalam Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan menggelar Musdesus (Musyawarah Desa Khusus) tentang penetapan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun 2024 untuk sebanyak 66 KPM, Senin (25/03/2024).
Turut hadir Camat Sidomulyo Wahidin S.Sos, Kepala Desa Bandar Dalam Suyadi, S.Pd Ketua BPD Juli, Babinsa PELTU Andiman, Babinkamtibmas BRIKA Ardi, Korcam kecamatan Sidomulyo Marwan,SE, Pendamping Desa Bandar Dalam Suwarno, staf pemerintahan Desa Bandar Dalam dan warganya.
Kepala Desa Bandar Dalam mengatakan, Musdesus ini tentang penetapan BLT DD
Tahun 2024 Desa Bandar Dalam sebanyak 66 KPM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penetapan ini agar tidak ada lagi cemburu sosial, karena kami sudah maksimal untuk menganggarkan pada tahun ini hanya bisa 25 persen dianggarkan untuk BLT DD,” kata Suyadi.
Dalam kesempatan itu, Camat Sidomulyo Rohidin S.Sos memperkenalkan dirinya karena baru 4 hari dilantik supaya warga bisa kenal.
Camat juga menghimbau kepada warga masyarakat kecamatan Sidomulyo pada hari Rabu besok pagi agar bisa datang ke Desa Sukamaju.
“Silahkan warga datang, ada pasar murah dan pada hari Rabu pukul 14.00 ada Safari Ramadhan di Desa Suak kecamatan Sidomulyo,” ajak Rohidin.
Sementara itu, Pendamping Desa Bandar Dalam Suwarno mengatakan, keluarga miskin yang tinggal di desa bersangkutan dan terdaftar dalam keluarga desil 1 dalam Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE).
“Jika tidak ada penduduk miskin di desa yang masuk dalam keluarga desil 1, maka KPM dari keluarga desil 2 hingga desil 4 dalam P3KE dapat ditetapkan,” ujar Suwarno.
Penerima bantuan ini bagi penduduk desa yang kehilangan mata pencaharian, memiliki anggota keluarga rentan sakit menahun/kronis/difabel, tidak menerima bantuan sosial PKH, atau dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usia.
Babinkamtibmas BRIPKA Ardi menghimbau kepada warga masyarakat Desa Bandar Dalam agar bisa menjaga anak anaknya, karena saat ini sangat viral jangan sampai jadi korban perang sarung dan balap liar atau balap lari.
“Sehingga sangat merugikan para orang tua, maka dari itu saya menghimbau kepada orang yang mempunyai anak agar bisa menjaga anak anaknya jangan sampai jadi korban,” tandas BRIPKA Ardi.
![]()
Penulis : Jun
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan