Tasikmalaya, MNP – MTs Negeri 2 Kota Tasikmalaya yang berlokasi di wilayah Kelurahan/Kecamatan Indihiang usai menggelar psikotes saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
E.Budi Permana S.Pd. Waka Humas MTs Negeri 2 Kota Tasikmalaya mengatakan, psikotes ini memang dari mulai tahun 2015 dalam rangka membagi kelas karakter minat/bakat pengembangan bakat, terutama karakteristik sifat anak.
“Jangan sampai kita salah menempatkan, misalnya yang di kelas olahraga, kemudian di kelas akademik, itu kan harus sesuai dengan minat bakat dan keinginan mereka masing masing, tidak bisa di paksakan,” jelas E.Budi Permana, Sabtu (24/05/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedikitnya 384 orang untuk 12 kelas mengikuti psikotes dari SD negeri maupun swasta yang dimulai pukul 08.00 Wib sampai 12.00 Wib.
“Jadi kita berangkatnya dari penerimaan siswa baru, di sini awal kita membuka kelas akademik nanti di arahkan ke mata pelajaran IPA dan Matematika,” kata E.Budi Permana.
Kemudian ada kelas Tahfidz, kelas KKO (Kelas Khusus Olahraga) lebih diarahkan ke Cabang olahraga futsal. Selanjutnya ada kelas seni dan di luar itu semua masuk ke kelas reguler.
“Karena ada kebutuhan yang lain untuk pelaksanaan ekstrakulikuler, maka dilakukan dalam hal nanti pembagian kelasnya yaitu tes psikotes khusus dengan 5 materi, termasuk minat bakat karakteristik,” bebernya.
Pasca psikotes, akan terlihat keunggulan dan kelemahan anak, nantinya akan diberikan kepada wali kelas BP (Bimbingan Konseling) untuk dilakukan pengkajian yang lebih lanjut.
“Ya, supaya kita tidak salah dan akan sesuai dalam menerapkan satu kebijaksanaan kepada anak,” jelasnya.
E.Budi Permana menyebut, dengan cara itu, pihak madrasah mendapatkan hal yang diinginkan, termasuk prestasi. Salah satunya kelas khusus kelompok futsal putra putri tahun 2025 meraih juara di tingkat kota Tasikmalaya.
Prestasi tersebut merupakan hasil psikotes saat pelaksanaan PPDB tahun 2024. Lalu tahun 2025, MTs Negeri 2 Kota Tasikmalaya mendapatkan juara tingkat kota dan tingkat Jawa Barat. Kemudian di silat ada yang di tingkat Asia.
“Itu hasil sama dari hasil pelaksanaan psikotes mengarahkan kepada anak sesuai dengan kebutuhan minat bakat anak tersebut,” terangnya.
Untuk tahun ajaran 2025-2026, MTs Negeri 2 Kota Tasikmalaya mendapatkan 12 kelas, bahkan itu juga banyak yang waiting list atau daftar tunggu.
Lanjut E.Budi Permana, setelah melakukan psikotes, Mts Negeri 2 Kota Tasikmalaya akan melaksanakan kurikulum yang baru.
“Ya, Anak anak diarahkan ke ekstrakulikuler dan intrakurikuler, sesuai dengan keinginannya mereka,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan