MTs Attarbiyah Gelar Miniatur Pemilu OSIS, Edukasi Demokrasi ala PKN Diaplikasikan di Sekolah

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sekolah Menengah Pertama (MTs) Attarbiyah yang beralamat di Jalan Sukasari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, sukses menggelar pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Kelas 8 periode 2025-2026.

Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari pendidikan praktik demokrasi langsung bagi para siswa pada Kamis (11/12/2025).

Dalam proses pemilihan yang menyerupai Pemilu resmi, pasangan M. Dafi Ahsan dan Husnul Shofi Zahra berhasil terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS.

“Terima kasih kepada semua teman-teman yang telah memilih dan memberikan kepercayaan amanah. Semoga kami bisa istiqomah,” ujar M. Dafi Ahsan, Ketua OSIS terpilih, setelah kemenangannya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MTs Attarbiyah, Yayat S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan agenda edukasi yang terintegrasi dengan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).

Yayat menyebut, tujuan pertama pihak sekolah ingin melaksanakan edukasi buat anak-anak, terutama yang berhubungan dengan mata pelajaran PKN.

“Ini merupakan agenda rutin kami untuk melaksanakan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS dengan cara pelaksanaan demokrasi ala pemilu, jadi miniatur pemilu kami aplikasikan di MTs Attarbiyah,” jelas Yayat.

Yayat berharap, melalui simulasi ini, para siswa dapat mengerti alur dan prosedur proses pemilu.

“Bekal pengalaman ini diharapkan bermanfaat kelak jika ada lulusan MTs Attarbiyah yang menjadi petugas atau pengurus KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara),” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yayat menambahkan bahwa pelantikan pengurus OSIS terpilih direncanakan akan dirangkaikan dengan kegiatan perkemahan.

Harapannya, selain mengerti prosedur pengelolaan organisasi, siswa juga siap secara mental untuk menjadi seorang pemimpin dalam lingkup kecil di sekolah.

“Mudah-mudahan setelah terbiasa terlatih jiwa dan mentalnya, ketika suatu saat mereka calon generasi penerus bangsa itu sudah siap,” pungkas Yayat.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama
Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis
Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek
Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk
Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol
Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata
Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk

Berita Terbaru