Molor Separuh Waktu dari Durasi, Proyek Rekonstruksi Jalan Pasar Dramaga-Petir Mulai Digeber

Senin, 30 Oktober 2023 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNP – Setelah 61 hari kalendernya molor terbuang sia-sia, dari total 122 hari yang diberikan Pemkab Bogor di SPMKnya, terhitung mulai 28 Agustus 2023, proyek Rekonstruksi ruas Jalan Pasar Dramaga – Petir, faktanya baru dimulai pada hari ini, Sabtu malam (28/10/2023).

Sangat disayangkannya, si Penyedia Jasa/kontraktor proyeknya terkesan tak mau terbuka informasi ke publik (tidak informatif). Terutama disaat kemoloran pekerjaannya dipertanyakan Jurnalis.

Itu terbuktikan sejak Kamis (26/10/2023), sehari pasca digelarnya rakor bersama di kantor kecamatan Dramaga dirinya tetap tak mau diajak berkomunikasi, hingga saat berita ini diturunkan.

Berbeda, ditanyai terkait hal tersebut, Camat Dramaga, Tenny Ramdhani, menerangkan sesuai domain tupoksi pihaknya.

Menurutnya, pada hari Rabu (25/10) digelaran rakor itu, pihaknya pun telah mengundang penyedia jasa (pelaksana kerja) dari CV. Ratu Eva Karya Duta, Kepala UPT Jalan Jembatan wilyah III Ciomas, Polsek, Koramil, Danpos Dishub Kab. Bogor, para Kades terkait wilayah pengerjaan proyeknya (Petir – Purwasari dan Sinarsari), Ketua Organda dan perwakil an para Sopir Angkot Trayek Laladon-Cibeureum-Petir.

Agenda gelar rakor tersebut guna menyerap informasi di kalangan pengguna jalan se panjang ruas jalan tersebut. Yang akan disosialisasikan oleh pihak DPUPR (dari UPT Jalan Jembatan) dan pihak penyedia jasa/pelaksana di lapangan. Adapun hal yang dibahas dalam agenda tadi adalah sebagai berikut.

1. Starting pekerjaannya, 2. Titik mulai pelaksanaannya, 3. Jumlah total segmennya, 4. Jumlah total tahapannya, 5. Rekayasa lalu lintas jalan nya (apakah akan dilakukan penutupan total, buka tutup, atau pengalihan sementara trayek), yang akhirnya telah disepakati semua bersama perwakilan sopir angkotnya, untuk dilakukan tutup total.

“Yang kami inginkan dalam rakor tersebut, si pelaksana kerjanya itu dapat paparkan rencana kegiatannya pada Kami semua, sehingga hasil dari rakornya itu dapat Kami sosialisasikan pada warga masyarakat sebelum proyek dimulai. Kami pun memintai pelaksana kerja agar dapat mengespose hal tersebut di rapat selanjutnya,” tutur Camat.

Karena, lanjut Tenny, si pelaksana kerja tak mampu mengespose seperti yang di sepakati hari Rabu itu, rakor tersebut pun dijadwal ulang ke hari Jum’at (27/10).

“Tapi karena tak dihadiri lengkap oleh semua pihak, terpaksa agenda rakor hari Jum’at itu pun Kami tangguhkan lagi,” tegas Tenny.

Dirinya pun menambahkan, adapun yang sempat hadir pada agenda rakor lanjutan di hari Jum’at itu antara lain, dirinya sendiri, Kapolsek, Danposmil, perwakilan dari Organda, Pelaksana Kerja dan Konsultan Pengawas.

“Disayangkan dari pihak UPT Jalan Jembatan tidak turut hadir. Pihak pelaksana kerja juga masih belum bawakan bahan untuk diekspose, akhirnya Kami sepakati putuskan penangguhan rakor itu,” tandas Tenny.

“Dari pembahasan saat itu, akhirnya Kami kembalikan ke kesepakatan awal, jalur ditutup total. Untuk starting pekerjaan Saya serahkan ke pihak UPT Jalan Jembatan, dengan konsekuensi pabila terjadi komplain dari warga masyarakat terkait proyek,” demikian pungkas Tenny via pesan WhatsApp, Minggu (29/10/2023).

Terpisah, Kepala UPT Jalan Jembatan Wilayah III Dinas PUPR Kab. Bogor, Andri Wistianto, via pesan WhatsAppnya menjelaskan pada media ini, perihal molornya pelaksanaan kegiatan pada proyek tersebut, hingga adanya dugaan bakal berakibat digebernya pekerjaan, yang dapat menimbulkan rendahnya kualitas hasil pekerjaan karena digeber, mengingat kian mepetnya durasi waktu yang tersisa. Hal tersebut disampaikannya, hari Minggu (29/10/2023) kemarin.

“Insha Alloh tidak, karena itu selalu ada pengawasan dan pengujian mutu yang dilaku kan pihak Kami. Setiap hari akan diambil sampel, untuk Kami lakukan pengujiannya. Kalau hasilnya tidak sesuai, ya tidak akan dibayar. Terus pekerjaannya sudah dimulai semalam, dimulai lebih dulu dari segmen 3 di Stamplast Petir,” aku Andri.

“Adapun penyebab dari keterlambatannya itu antara lain, karena pelaksana kerja nya terlambat menyerahkan jaminan pelaksanaan kerja, terlambat menanda tangani berkas kontrak kerjanya dan terlambat dalam melakukan PLB dan PCM (lambat gelar rapat untuk mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan),” jelas Andri ringkas.

Namun dirinya seperti berat disaat dimintai keterangannya, yang terkait spesifikasi material Trail Mix yang akan atau harus digunakan untuk pelaksanaan proyek tersebut, juga mengenai volume dari total panjang-lebarnya serta ketebalan beton badan jalan tersebut. Dirinya sama sekali tak memberikan jawaban ke awak media ini.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Audiensi Tantrib di Sukamaju Kidul, Bahas Peredaran Miras
Pangdam III/Siliwangi Kukuhkan Pengurus Pencak Silat Militer Jawa Barat dan Banten
Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah
Disdukcapil Jeneponto Rampungkan Pemadanan 13 Ribu Data KRS, Ini Rincian Hasilnya
Polres Pakpak Bharat Ringkus Dua Pria Pengedar dan Pengguna Sabu di Sibande
Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:13 WIB

Audiensi Tantrib di Sukamaju Kidul, Bahas Peredaran Miras

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:02 WIB

Pangdam III/Siliwangi Kukuhkan Pengurus Pencak Silat Militer Jawa Barat dan Banten

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:47 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:27 WIB

Disdukcapil Jeneponto Rampungkan Pemadanan 13 Ribu Data KRS, Ini Rincian Hasilnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:17 WIB

Polres Pakpak Bharat Ringkus Dua Pria Pengedar dan Pengguna Sabu di Sibande

Berita Terbaru

Berita terbaru

Audiensi Tantrib di Sukamaju Kidul, Bahas Peredaran Miras

Rabu, 10 Jun 2026 - 16:13 WIB