Miris!! Pemkot Tasik Apatis? Warga Urug Kawalu Minta Bantuan KDM Perbaiki Rumah 

Sabtu, 24 Mei 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejadian tanah longsor tahun 2024, hingga kini belum mendapat perbaikan rumah

Kejadian tanah longsor tahun 2024, hingga kini belum mendapat perbaikan rumah

Tasikmalaya, MNP – Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanah longsor di Dusun Anaka RT 02 RW 08 Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.

Dampaknya 1 rumah milik Ibu Isah (45) rusak dan dapurnya terbawa longsor yang menyebabkan kerusakan parah sampai makam orang tuanya okut hanyut.

Meski musibah tanah longsor tersebut tahun 2024, tapi sampai saat ini Ibu Isah harus gigit jari, lantaran rumahnya tidak kunjung dibantu Pemkot Tasikmalaya.

Isah mengaku dulu sempat ada bantuan dari BPBD Kota Tasikmalaya, dia beserta keluarganya di evakuasi dan dibuatkan tenda untuk sementara waktu.

Tak hanya itu, RT dan RW setempat sudah mengajukan proposal ke kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Baznas dan Dinas Sosial agar mendapat bantuan memperbaiki rumahnya yang terdampak longsor.

Isah juga sudah melengkapi semua persyaratan dari mulai KTP, KK, PBB, dan surat rumah diberikan secara administrasi. Bahkan dari Pihak Desa, Kecamatan, Baznas sudah ada survei ke lokasi untuk di poto sudut rumahnya.

“Tapi, sampai sekarang sudah hampir 1 tahun rumah kami belum ada tanggapan sama sekali dari pemerintah setempat,” ujar Isah dengan mimik sedih, Sabtu (24/05/2025).

Isah juga pernah menanyakan sejauh mana tindaklanjut pengajuan renovasi rumah kepada Kelurahan Urug,

“Tapi dulu katanya harus bikin proposal yang baru, dikarenakan persyaratan yang di awal sudah tidak berlaku,” keluh Isah.

Dirinya mengaku sudah bosan beberapa kali diminta data persyaratan dan di poto rumah, tapi dari pihak pemerintahan masih belum bisa merealisasikan pengajuan tersebut.

“Kami sudah minta bantuan kesana kemari, tapi masih tidak di tanggapi? Abong-abong jalma susah, kieu wae pemerintah mah ka jalma leutik teh,” ujar Isah.

Ditempat sama, Pendi (50) suami Isah menyebut sudah cape dirinya meminta bantuan kesana kemari, tapi tidak ada yang mendengar keluhan rakyat kecil.

Tos cape kang menta bantuan kaditu kadieu teu di dangu ka rahayat sapertos bapak mah. Tos hampir 1 taun rorompok bapak kalongsoran teh, sababaraha kali atos seueur anu nyurvei kadieu tapi teu aya wae tanggapanna,” cetusnya.

Sebagai tulang punggung keluarga, Pendi yang bekerja di pabrik penggergajian kayu ini berinisiatif minta tolong kepada Bos pemilik kayu untuk meminta bahan kayu yang tidak terpakai untuk dimanfaatkan membuat dapur yang terdampak longsor.

“Alhamdulillah, saya kerjain sendiri tanpa ada bantuan dari Pemerintah, bikin dapur buat Keluarga kecil saya,” tegasnya.

Pendi dan Isah meminta pertolongan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk membantu memperbaiki tempat tinggalnya yang rusak. Pasalnya, mereka menilai Pemkot Tasikmalaya susah peduli terhadap warganya.

“Saya minta belas kasihannya sama Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM). Kalau saya kaya, tidak mungkin memelas bantuan seperti ini. Sekarang juga tenda dari BPBD masih menancap sudah hampir 1 tahun belum di bongkar,” pungkasnya.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dari Ruang Redaksi ke Kampus, SWI dan UMJ Bangun Masa Depan Wartawan Indonesia
Pelayanan DLH Enrekang Amburadul: Sampah Tak Diangkut, Warga Buang Sembarangan di BNI dan Pasar
Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Warga Desa Tambak Galang Dana, Siapkan Perlombaan
Jaga Kesehatan, Ibu-ibu RT 02/RW 01 Desa Tambak Rutin Olahraga Bola Voli 
Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton Jagung
TMMD Ke-129, Kodim Tasikmalaya dan PLN Pasang KWH Listrik untuk Warga Parungponteng
Sempat Tutup Dua Minggu, Togel di Batang Asam Kembali Buka: Ada Apa APH Polres Tanjabbar?
Pasca Identifikasi Tim INAFIS, Misteri Mayat di Tol KM 306 Pemalang Akhirnya Terkuak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:20 WIB

Dari Ruang Redaksi ke Kampus, SWI dan UMJ Bangun Masa Depan Wartawan Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:07 WIB

Pelayanan DLH Enrekang Amburadul: Sampah Tak Diangkut, Warga Buang Sembarangan di BNI dan Pasar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Warga Desa Tambak Galang Dana, Siapkan Perlombaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Jaga Kesehatan, Ibu-ibu RT 02/RW 01 Desa Tambak Rutin Olahraga Bola Voli 

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton Jagung

Berita Terbaru

Berita terbaru

Lahan SAE Berbuah, Lapas Kendal Panen 8 Ton Jagung

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:21 WIB