Minta Dievaluasi, LSM FORDEM Sambangi Dinkes: Soroti Pelayanan RSUD dr. Soekardjo

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – LSM FORDEM (Forum Demokrasi Masyarakat Madani) menggelar audiensi ke Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, terkait dugaan kurang optimalnya pengawasan dan pelayanan kesehatan, khususnya di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kanit Intelkam Polres Tasikmalaya Kota, Kabid Pelayanan RSUD dr. Soekardjo, serta Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Suryaningsih, S.Sos., MM., MKM.

Penasihat LSM FORDEM, Tatang Sutarman, menyampaikan, audiensi ini bertujuan untuk menyampaikan berbagai persoalan terkait pelayanan publik di RSUD dr. Soekardjo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu kasus yang disoroti adalah seorang anak kecil yang didiagnosa menderita penyakit TBC (TB) dan telah menjalani pengobatan selama beberapa bulan di RSUD dr. Soekardjo.

“Namun belakangan pihak RSUD menyatakan pasien tersebut harus dirujuk ke Rumah Sakit Prasetya Bunda. Yang menjadi pertanyaan kami, RSUD dr. Soekardjo memiliki akreditasi fasilitas kelas B, sementara rumah sakit rujukan tersebut kelas C. Kenapa harus dirujuk?” ujar Tatang.

Ia juga mempertanyakan apakah RSUD dr. Soekardjo tidak memiliki sarana, prasarana, dokter, maupun obat yang dibutuhkan untuk menangani penyakit tersebut.

Menurutnya, kejanggalan semakin terlihat ketika pihak rumah sakit rujukan meminta pembayaran, padahal kepesertaan BPJS pasien masih aktif.

“Diagnosa penyakitnya jelas, dan sesuai regulasi Kementerian Kesehatan, TB merupakan penyakit prioritas nasional yang dijamin oleh negara. Ini sangat kami sayangkan,” tegasnya.

Tatang Sutarman juga mengungkapkan kekecewaannya karena Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Dr. H. Asep Hendra Hendriana, MM, tidak hadir dalam audiensi tersebut.

Ia menilai ketidakhadiran Kadinkes sebagai bentuk kurangnya kepedulian terhadap aspirasi masyarakat.

“Kami sebagai masyarakat ingin menyampaikan aspirasi, tapi Kadis tidak mau menemui. Kami berasumsi beliau alergi terhadap masyarakat. Seharusnya datang, duduk bersama, dan menanggapi langsung persoalan ini,” katanya.

Meski audiensi diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, FORDEM menegaskan bahwa mereka menginginkan kehadiran langsung Kepala Dinas agar bisa mendengar penjelasan secara langsung dari pemangku kebijakan tertinggi di bidang kesehatan.

Tatang juga menegaskan, pelayanan kesehatan di Kota Tasikmalaya harus segera dievaluasi dan diperbaiki, baik dari sisi pelayanan publik, birokrasi, maupun sistem informasi manajemen (SIM) rumah sakit.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum FORDEM, Ade Gunawan, menyatakan pihaknya akan kembali melayangkan surat audiensi ke DPRD Kota Tasikmalaya. Menurutnya, persoalan ini sangat krusial karena menyangkut hak dasar masyarakat.

“Banyak keluhan masyarakat terkait pelayanan RSUD dr. Soekardjo, mulai dari sikap perawat terhadap pasien hingga pelayanan staf lainnya. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Ade.

Ia juga berharap, dalam audiensi mendatang di DPRD, Kepala Dinas Kesehatan dapat hadir tanpa alasan apapun.

“Ini menyangkut aspirasi rakyat. Dinas Kesehatan sebagai pengawas harus tegas terhadap pelayanan kesehatan di Kota Tasikmalaya, baik di RSUD maupun Puskesmas,” pungkasnya.

Di sisi lain, saat awak media mencoba meminta keterangan dari Sekretaris Dinas Kesehatan usai audiensi, yang bersangkutan menolak untuk diwawancarai dengan alasan belum ada arahan dari Kepala Dinas. Ia menyarankan agar konfirmasi langsung dilakukan kepada Kadis Kesehatan.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan
Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur
Modus Mobil Modifikasi, Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu
Wabup Tasikmalaya Soroti Tata Kelola BUMDes, Transparansi Keuangan dan Profesionalisme Pengurus Jadi Perhatian
Serukan Aksi Bela Ulama dan Pesantren, H. Rana Nur Alamsyah Ingatkan Marwah Pendidikan Islam
Perkuat Pelayanan Warga, Kades Cisitu Resmi Lantik 49 Ketua RT dan 8 Ketua RW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:17 WIB

Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Kamis, 5 November 2026 - 12:24 WIB

Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 11:55 WIB

Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur

Kamis, 5 November 2026 - 11:44 WIB

Modus Mobil Modifikasi, Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu

Berita Terbaru