PEMALANG, MNP – Jasa penukaran uang baru (bukan edisi baru) pada Minggu pertama bulan Ramadan, mulai ramai, beberapa lapak tukar uang baru, terlihat di sepanjang jalan jendral Sudirman timur,
Wisnu (35) salah seorang , penjual jasa penukaran uang baru mengatakan bahwa mulai hari ini dirinya membuka lapaknya di sebelah Timur kantor Perhutani.
Dirinya mengaku sengaja membuka jasa penukaran uang lebih awal pada Ramadan tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kita buka lapak penukaran uang sengaja lebih awal, agar sampai lebaran nanti kita ada upah keuntungan lebih lumayan mas,” ujar Wisnu saat ditemui, pada Selasa sore (24/2).
Lebih lanjut dirinya menuturkan, bahwa pada hari pertama membuka usahanya, lumayan banyak respon dari warga yang melintas di jalan terbesar kota Pemalang tersebut.
“Kita menyetok pada hari pertama uang baru sekitar Rp.3 juta, dengan nilai pecahan dari Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 sampai Rp 2 ribu rupiah,” imbuh Wisnu.
Dirinya mengaku, sudah ikut buruh jasa penukaran uang baru selama 7 kali setiap Ramadan.
“Saya di luar bulan Ramadan,setiap hari ada usaha jual beli Ban dan Pelek di kota Semarang, untuk moment Ramadan sampai lebaran,saya gunakan untuk ikut usaha penukaran uang baru,” tutupnya.
Lapak penukaran uang baru di buka mulai jam 09.00 pagi, sampai jam 17.00 sore, bersama 5 orang temannya, dalam satu Bos penukaran uang baru.
Transaksi bisa dilakukan di tempat atau juga melayani pesan antar (Cod) dengan mengambil jasa Rp 10.000 dari setiap transaksi penukaran Rp 100.000, artinya penjual jasa, mengambil keuntungan 10%. Kebanyakan warga memilih pecahan uang Rp.5000 an.
Ketika ditanya lebih lanjut, tentang dirinya sebagai tenaga penjual jasa hanya mendapat kan upah 3 % dari total omzet penukaran dalam satu hari.
Anggun (25) seorang warga penukar uang baru, sengaja hari ini menukarkan uang R 500 ribu buat persiapan lebaran untuk Mecingi (Pemalang) mengasih hadiah uang buat para keponakan sebagai hadiah lebaran.
“Saya merasa terbantu dengan adanya jasa penukaran uang baru,sehingga tidak perlu lama antri di kantor Bank,” pungkas Anggun.
![]()
Penulis : Ragil
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan