Mendagri Tito Karnavian Kagumi SPBE Kabupaten Sumedang: Sangat Detail

Jumat, 21 Oktober 2022 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang, MNP – Penerapan digitalisasi melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Sumedang mendapatkan apresiasi khusus dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Tito mengaku kagum setelah melihat Command Center sebagai basis data, analisis dan dasar membuat kebijakan berbasis digital yang sangat detail dan rinci.

“Jujur, saya kagum dengan Sumedang. Ini pertama kalinya saya datang ke daerah melihat sistem digitalisasi yang begitu detail. Saya berikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Bapak Bupati,serta seluruh pejabat Sumedang, kata Tito saat diwawancara di sela sela agenda kunjungannya di Sumedang, Jum’at, (21/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tito mengatakan, untuk mengubah paradigma dari manual ke digital tidaklah mudah karena perlu adanya komitmen kuat atau political will dari kepala daerahnya.

“Pertama, kepala daerah harus punya komitmen,untuk punya komitmen, kepala daerahnya harus punya dasar teknologi informasi. Kemudian kedua, mengajak para staf dan memilih orang-orang untuk melek teknologi sampai tingkat desa. Tentu ini tidak gampang,” kata Tito.

Dirinya juga melihat keberanian Bupati/wakil serta Sekretaris Sumedang karena dengan digitalisasi, sistem pemerintahan menjadi transparan, baik dari segi pengelolaan anggaran maupun program yang dilaksanakan.

“Ini bukan main-main. Dengan digitalisasi, sistem pemerintahannya menjadi terbuka. Setiap rupiah yang masuk dan keluar ketahuan. Program pun terkendali dan terkontrol. Ini pemerintahan yang sangat transparan,” tuturnya.

Tito menegaskan, dengan basis data tersebut, kebijakan bergerak dinamis secara ‘real time’ sehingga bisa mengambil keputusan secara cepat dan tepat sehingga langsung menyentuh permasalahan masyarakat.

“Kami akan pelajari dan mengajak daerah lain melakukan hal yang sama untuk direplikasi dan diintegrasikan  secara nasional. Karena formatnya sama,” tutup Tito.

Turut hadir dalam launching Super Meta, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, unsur Forkopimda, Sekda Sumedang Herman Suryatman dan para kepala OPD. (Riks/Kontrib)

Loading

Berita Terkait

Audiensi Tantrib di Sukamaju Kidul, Bahas Peredaran Miras
Pangdam III/Siliwangi Kukuhkan Pengurus Pencak Silat Militer Jawa Barat dan Banten
Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah
Disdukcapil Jeneponto Rampungkan Pemadanan 13 Ribu Data KRS, Ini Rincian Hasilnya
Polres Pakpak Bharat Ringkus Dua Pria Pengedar dan Pengguna Sabu di Sibande
Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:13 WIB

Audiensi Tantrib di Sukamaju Kidul, Bahas Peredaran Miras

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:02 WIB

Pangdam III/Siliwangi Kukuhkan Pengurus Pencak Silat Militer Jawa Barat dan Banten

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:47 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:27 WIB

Disdukcapil Jeneponto Rampungkan Pemadanan 13 Ribu Data KRS, Ini Rincian Hasilnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:17 WIB

Polres Pakpak Bharat Ringkus Dua Pria Pengedar dan Pengguna Sabu di Sibande

Berita Terbaru

Berita terbaru

Audiensi Tantrib di Sukamaju Kidul, Bahas Peredaran Miras

Rabu, 10 Jun 2026 - 16:13 WIB