Masyarakat Antusias Saksikan Prosesi Kirab Pusaka di Hari Jadi Banyumas ke 454

Minggu, 16 Februari 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwokerto, MNP – Prosesi kirab pusaka dalam rangka Hari Jadi Banyumas ke – 454 berlangsung sangat meriah yang disambut antusias masyarakat, Minggu (16/02/2025).

Kegiatan tahunan tersebut kali ini mengangkat tema Guyub Rukun Bareng- Bareng Mbangun Banyumas.

Dalam prosesi kirab ini, ada empat pusaka yang dipertontonkan kepada masyarakat Banyumas diantaranya Tombak Kiai Genjring, Keris Kiai Nalapraja, Keris Sempana dan Keris Kiai Gajah Endro.

Selain itu, dalam rangkaiannya,  ditampilkan foto-foto bupati dari yang pertama dan terakhir menjabat. Adapula para ketua DPRD, anggota ormas masyarakat, karyawan dan karyawati, forkopimda dan paguyuban masyarakat Banyumas.

Esensi dalam kegiatan Kirab ini untuk mengobaran semangat dan memeriahkan Hari Jadi Banyumas, karena banyak melibatkan partisipasi dari masyarakat.

Melalui prosesi kirab tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie berharap, masyarakat bisa kembali mengingat semangat dan jasa- jasa bupati dari yang pertama hingga saat ini.

“Sebagaimana visi dari Bupati terpilih kita yaitu PAS yang berarti Banyumas yang Produktif, Adil dan Sejahtera,” kata Agus Nur Hadie.

Menurutnya, dengan guyub rukun bersama- sama membangun Banyumas, akan dapat mewujudkan masyarakat Banyumas yang adil dan sejahtera.

“Makna dari kirab sendiri adalah salah satu upaya dari pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menggali dan mengoptimalkan segala potensi yang ada dan tidak boleh meninggalkan sejarah,” ucap Agus Nur Hadie.

Momentum ini dapat mengingatkan kembali siapa saja yang telah berjasa, mulai dari semua pusaka yang dimiliki yang diyakini memiliki aura untuk kabupaten Banyumas, Forkominda dan kemudian bupati – bupatinya sekarang.

“Banyumas yang sejahtera bisa terwujud jika semua elemen yang ada bisa saling guyub rukun dan bahu membahu dalam membangun kemajuan Banyumas,” pungkas Agus Nur Hadie.

Loading

Penulis : Saroyo

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran
Septyan Hadinata: Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Tetapi Tarekat Kebangsaan
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat
Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya
Dugaan Konflik Kepentingan Mengemuka di Balik Polemik Proyek Desa Pangkan
Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:42 WIB

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran

Senin, 1 Juni 2026 - 12:41 WIB

Septyan Hadinata: Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Tetapi Tarekat Kebangsaan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:24 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:59 WIB

Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya

Senin, 1 Juni 2026 - 11:11 WIB

Dugaan Konflik Kepentingan Mengemuka di Balik Polemik Proyek Desa Pangkan

Berita Terbaru

Ilustrasi - AI

Barito Timur

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran

Senin, 1 Jun 2026 - 15:42 WIB