Jeneponto, MNP – Puncak peringatan Hari Jadi Jeneponto yang ke 162 tahun 2025 dihadiri sejumlah politisi dari berbagai partai politik dan pemimpin daerah se-Sulawesi Selatan.
Acara tersebut digelar dihalaman kantor Bupati Jeneponto, Jalan Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto, Kamis 1 Mei 2025.
Pantauan media MNPotret, terlihat pelaksanaan berjalan baik, lancar, ramai dan meriah. Bahkan tampil beda dari tahun sebelumnya yang ditempatkan di lapangan Passamaturung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kali ini, momen yang dinantikan masyarakat tersebut dipusatkan dihalaman kantor bupati Jeneponto, hingga terlihat sangat rapi dan meriah.
Nampak dalam acara tersebut sejumlah tamu undangan para pemimpin daerah se-Sulawesi Selatan, sejumlah anggota DPRD kabupaten Jeneponto,provinsi dan pusat, seluruh unsur Forkompinda, para kepala desa, tokoh Agama, masyarakat, pemuda serta para undangan lainnya.
Adapun Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman ikut dalam acara tersebut melalui virtual daring aplikasi zoom memberikan apresiasi.
Dalam sambutannya Andi Sudirman Sulaeman menegaskan dukungannya terhadap pembangunan Jeneponto, terutama di sektor pertanian dan infrastruktur sebagai salah satu program prioritas adalah pembangunan embung untuk solusi kebutuhan irigasi bagi petani.
“Embung ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi dalam persoalan irigasi yang selama ini dapat menghambat produktivitas pertanian di Jeneponto,” ujar Andi Sudirman.
Ia juga menyinggung bahwa revitalisasi Bendungan Kelara-Kareloe menjadi perhatian khusus dalam rapat koordinasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai, agar distribusi air ke wilayah Jeneponto semakin optimal.
Gubernur juga mendorong sinergi antara Pemkab Jeneponto dan Pemprov Sulsel untuk menghindari tumpang tindih kewenangan, khususnya dalam pelaksanaan program perbaikan infrastruktur irigasi yang selama ini dinilai belum efektif.
Selain itu, Pemprov Sulsel juga akan mengalokasikan anggaran pembangunan dan perbaikan jalan di Jeneponto, yang ditargetkan rampung dalam satu hingga dua tahun ke depan.
“Ini bentuk keseriusan kami dalam membangun Jeneponto,Ketika kami memberikan anggaran, itu karena kami melihat semangat dan arah kebijakan pemerintah kabupaten yang juga sangat kuat,” ungkapnya.
Andi Sudirman juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Jeneponto, yang bahkan lebih sering ia kunjungi dibanding kampung halamannya di Bone. Ia menyebut bahwa sebagian keluarganya berasal dari Jeneponto.
Sejumlah program strategis lainnya turut menjadi perhatian, seperti kelanjutan pembangunan rest area di Kecamatan Bangkala, penambahan embung, serta dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi (MBG).
“Saya akan terus berdiskusi dengan Bupati, membawa peta persoalan untuk segera kita intervensi, termasuk soal stunting dan perbaikan jalan yang menjadi keluhan masyarakat,” tutupnya.
“Dengan berbagai program tersebut, Pemprov Sulawesi Selatan menegaskan bahwa Jeneponto merupakan bagian penting dari arah pembangunan Sulsel sekaligus sebagai pilar ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.
Sementara, Bupati Jeneponto H.Paris Yasir SE.MM.dalam laporannya menyampaikan berbagai potensi daerah Jeneponto serta rencana pembangunan yang akan dilakukan diantaranya pembangunan embung dan perbaikan infrastruktur jalanan sepanjang 100 km yang akan dikerjakan tahun ini.
Selain itu, Paris juga mengatakan program perbaikan rumah tidak layak huni,pemberian seragam sekolah bagi siswa serta pemberian jaminan BPJS Ketenagakerjaan terhadap kerja rentan.
Diakhir sambutannya, Paris Yasir mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu kembali dalam semangat membangun Jeneponto.
“Kita hilangkan, move on namun jika belum bisa move on atau masih bengkok-bengkok maka siap-siap kita luruskan. Mari kita bangun Jeneponto bahagia dan sejahtera,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Mahmud Sewang
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan