Tasikmalaya, MNP – Mahasiswi STIKes Respati sedang melaksanakan implementasi Pengalaman Belajar Lapangan Terintegrasi (PBLT) III di Kampung Petir Dusun Cihandeuleum RT 02 RW 12 Desa Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi yang baik m melalui edukasi tentang jamban sehat dan septic tank guna mencegah penyebaran penyakit serta menjaga kebersihan lingkungan.
Acara dihadiri warga setempat serta sejumlah tokoh masyarakat dan salah satu pembimbing lapangan yang juga merupakan tenaga kesehatan Ibu Ucu Serta Dosen Pembimbing Kampus Pak Rifky dan Ibu Waket 1. Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Para peserta diberikan penjelasan mengenai standar jamban sehat, cara membuat septic tank yang ramah lingkungan, serta dampak buruk dari kebiasaan buang air besar sembarangan.
Menurut Anggi Andini Mahasiswi STIKes Respati, edukasi ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap sanitasi.
“Dengan adanya jamban sehat dan pengelolaan limbah yang baik, kita bisa mencegah berbagai penyakit seperti diare dan infeksi saluran pencernaan,” ujarnya, Kamis (13/02/2025).
Tak hanya teori, kegiatan ini juga diisi dengan melakukan pre-test dan post-test untuk melihat capaian dari pengetahuan masyarakat sesudah dan sebelum dilakukan edukasi.
Nampak warga yang hadir begitu antusias dan aktif bertanya mengenai berbagai aspek sanitasi yang selama ini belum mereka pahami.
Anggi sendiri berharap kegiatan tersebut bisa memberikan efek positif dengan masyarakat yng semakin sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan dan mampu menerapkan pola hidup sehat demi kesejahteraan bersama,” pungkas Anggi.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan