Tasikmalaya, MNP – Prodi S1 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (FIKes UMTAS) menggelar Penyuluhan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri).
Acara tersebut berlangsung di Kampung Lengo RT 03 RW 010 Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, Selasa (04/06/2024).
Ketua Pelaksana Shinta Dwi Oktaviani mengatakan, penyuluhuhan SADARI untuk mendeteksi dini dan mengetahui adanya penyakit payudara/benjolan yang memungkinkan adanya kanker sekaligus pencegahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penyuluhuhan ini dijelaskan tentang gejala kanker payudara benjolan tidak normal, keluar cairan tidak normal, perubahan bentuk dan besar payudara kulit, puting dan areola melekuk kedalam/berkerut.
Menurut Shinta, faktor resiko terkena kanker payudara usia penderita (lebih 30 tahun), usia melahirkan anak pertama lebih 35 tahun, tidak/belum menikah, tidak memiliki anak.
“Selain itu faktor resiko kanker payudara dari riwayat menyusui, riwayat menstruasi, riwayat pemakaian obat hormonal, riwayat keluarga dengan kanker,” jelasnya.
Adapun lanjut Shinta, pencegahan kanker payudara adalah menghindari pemakaian BH yang terlalu ketat, hindari merokok, lakukan sarari tiap bulan, hindari banyak terkena sinar x.
“Tidak hanya itu, dianjurkan banyak konsumsi buah dan sayur, berolahraga, hindari makanan yang berlemak tinggi, atasi stress dengan baik, makan makanan lalap kunir putih kurang lebih 2 ruas jari,” bebernya.
Shinta menyebut, wanita bisa melakukan teknik SADARI yaitu angkat tangan didepan cermin dan periksa apakah ada kemerahan atau bengkak di payudara, letakan tangan di pinggang dan periksa payudara seperti pada langkah pertama.
Selanjutnya terang Shinta, tekan payudara dari atas ke bawah dan rasakan apakah ada benjolan, lalu tekan payudara secara melingkar dan rasakan apakah ada benjolan, tekan payudara ke arah puting. Lalu lihat apakah ada cairan yang keluar, terakhir posisi berbaring dan tekan kembali payudara secara melingkar.
“Semoga dengan adanya penyuluhan SADARI ini ada manfaatnya khusus buat ibu ibu yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir,” tandas Shinta.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan