Lulusan SLB BC YGP Cibatu Buktikan Disabilitas Bukan Penghalang Berkarya

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Disabilitas bukanlah sebuah kekurangan, melainkan bagian dari keberagaman kemampuan manusia yang patut dihargai.

Nilai inilah yang tercermin dari para lulusan SLB BC YGP Cibatu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, yang membuktikan bahwa keterbatasan fisik maupun intelektual tidak menjadi penghalang untuk berkarya dan bekerja secara profesional.

Para lulusan sekolah tersebut, khususnya siswa tunarungu dan tunagrahita, dikenal memiliki karakter kerja yang menonjol. Mereka dinilai lebih fokus, ulet, tekun, serta memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi dalam menjalankan tugas.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para siswa telah dibekali beragam keterampilan praktis, mulai dari keterampilan kerja sederhana, kerajinan tangan, hingga kemampuan yang siap diterapkan langsung di dunia usaha dan industri.

Dengan pendampingan dan pelatihan yang tepat, penyandang disabilitas ini mampu menunjukkan performa kerja yang tidak kalah, bahkan dalam beberapa aspek dinilai lebih konsisten dibandingkan pekerja pada umumnya.

Potensi besar tersebut seharusnya menjadi perhatian serius bagi dunia usaha, khususnya perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kabupaten Garut.

Kepala Sekolah SLB BC YGP Cibatu, Sonjaya, S.Pd., M.M.Pd., menyampaikan harapannya agar peluang kerja bagi penyandang disabilitas semakin terbuka luas.

“Harapannya, saya berharap semakin banyak perusahaan yang membuka pintu dan memberikan kesempatan kerja yang setara bagi para pekerja disabilitas, serta membuka peluang kerja yang adil bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.

Menurutnya, memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas bukan semata bentuk kepedulian sosial, melainkan juga investasi sumber daya manusia yang loyal, produktif, dan penuh dedikasi.

Disabilitas bukan untuk dikasihani, melainkan untuk diberi kesempatan. Ketika ruang dan kepercayaan dibuka, para penyandang disabilitas siap membuktikan kemampuan terbaik yang mereka miliki.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat
Cetak Hattrick Juara! Persib Bandung Angkat Trofi BRI Super League 
Adu Mulut KNPI Dramaga vs Humas RSKBP Warnai Kegiatan Baksos Khitanan Massal Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WIB

Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Berita Terbaru