Kebun Lapas Cipinang Hasilkan Ratusan Kilo Sayuran, Jadi Contoh Pembinaan Produktif

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian Warga Binaan.

Hal itu dibuktikan melalui program unggulan “Napi Berkebun”, yang pada Senin (13/10) berhasil melaksanakan panen aneka sayuran sebanyak 120 kilogram.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan berbasis ketahanan pangan dapat berjalan efektif, produktif, dan berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.

Program Napi Berkebun dilaksanakan secara sistematis dengan melibatkan Warga Binaan mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga panen.

Selain memberikan keterampilan praktis di bidang pertanian, program ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kerja sama, dan semangat produktif di tengah keterbatasan ruang.

Menariknya, hasil panen langsung dibeli oleh vendor Dapur Lapas Cipinang, membuktikan bahwa produk hasil kerja Warga Binaan memiliki nilai guna dan kualitas layak konsumsi.

Irdiansyah Rana, Kepala Bidang Kegiatan Kerja, menyampaikan apresiasi dari Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, atas ketekunan para peserta program.

“Di tengah cuaca yang cukup ekstrem dua bulan terakhir, mereka tetap konsisten merawat tanaman dan menjaga kualitas hasil panen. Ini bukti nyata dari pembinaan yang berhasil dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Sementara itu, Gugi Triaji, Kepala Seksi Bimbingan Kerja, menegaskan bahwa program Napi Berkebun dijalankan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari strategi pemanfaatan lahan produktif di dalam lapas.

“Kami tidak hanya menanam untuk panen, tetapi membangun sistem pertanian sederhana yang bisa menjadi bekal Warga Binaan setelah bebas nanti. Harapannya, keterampilan ini menjadi modal mereka untuk mandiri dan berkontribusi di masyarakat,” jelasnya.

Salah satu peserta program, THW, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan panen tersebut.

“Cuaca sering berubah, tapi kami tetap semangat. Rasanya luar biasa bisa memanen ratusan kilogram sayuran dari hasil kerja kami sendiri. Ini bukan sekadar kegiatan, tapi bukti bahwa kami masih bisa berkarya,” ungkapnya.

Program Napi Berkebun menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden RI dan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam upaya memberdayakan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan.

Dengan semangat PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel), Lapas Cipinang terus menghadirkan pembinaan yang humanis dan produktif, membuktikan bahwa pemasyarakatan bukan sekadar menjalani hukuman, tetapi juga ruang pemulihan, pemberdayaan, dan harapan baru.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, BPBD Kota Tasikmalaya Distribusikan 806 Ribu Liter Air Bersih
Inspiratif, Sosok Nabil Azzahra, Siswi SMPN 16 Tasikmalaya Jadi Penceramah di SDN Panglayungan
Satresnarkoba Polres Garut Gelar Razia Miras, 109 Botol Miras Diamankan
Gencar Program Revitalisasi, Bangunan SDN Nangoh Tasikmalaya Luput Perhatian
Diduga “Mafia Kuota” KPR Subsidi BPD Sulselbar Enrekang, Pengembang Terancam Sanksi Pidana dan Admin
Lewat Tri Dharma, Universitas Sawerigading dan Polrestabes Makassar Bersinergi Cetak SDM Unggul
Miris! Dibayar Rp500 Ribu Jadi Kurir Narkoba, Terancam Hukuman Bertahun-tahun
Jaring Talenta Muda, SD Negeri 1-2 Sukaratu Tuan Rumah Festival Tunas Bahasa Ibu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:58 WIB

Kekeringan Meluas, BPBD Kota Tasikmalaya Distribusikan 806 Ribu Liter Air Bersih

Kamis, 3 September 2026 - 16:01 WIB

Inspiratif, Sosok Nabil Azzahra, Siswi SMPN 16 Tasikmalaya Jadi Penceramah di SDN Panglayungan

Kamis, 3 September 2026 - 14:50 WIB

Satresnarkoba Polres Garut Gelar Razia Miras, 109 Botol Miras Diamankan

Kamis, 3 September 2026 - 14:23 WIB

Gencar Program Revitalisasi, Bangunan SDN Nangoh Tasikmalaya Luput Perhatian

Kamis, 3 September 2026 - 13:43 WIB

Diduga “Mafia Kuota” KPR Subsidi BPD Sulselbar Enrekang, Pengembang Terancam Sanksi Pidana dan Admin

Berita Terbaru