Lestarikan dan Pertahankan Budaya Leluhur, Masyarakat Guradog Adakan Ritual Seren Tahun

Selasa, 8 Oktober 2024 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak Banten, MNP – Masyarakat Desa Guradog, Kec. Curug Bitung, Kab. Lebak-Provinsi Banten, riuh rendah mengikuti jalannya ritual tahunan Seren Tahun.

Antusias melestarikan serta mempertahankan khasanah budaya-tradisi, warisan para leluhurnya tidak perlu diragu kan lagi konsistensinya.

Itu mereka buktikan dengan perayaan tradisi Seren Taun berupa ritual (upacara adat) rutin tahunan, yang mereka laksanakan setelah musim panen kedua di dalam kurun setahun.

Yaitu berupa Panen Padi ala Masyarakat Sunda serta beragam komoditas produk pertanian selain Padi yang masih senantiasa dilakukan warga desa Guradog secara turun temurun.

Acara tersebut berlangsung selama dua hari (di Ahad dan Senin, 6 dan 7 Oktober 2024 dengan mengangkat filosofi “Ajeg Panceg Ngamumule Adat Tradisi, Pikeun Ngabeungkeutkeun Incu Putu.

Atau kalau diartikan kokoh konsisten menjunjung tinggi dan tetap mempertahankan adat dan tradisinya, untuk mengikat juga mempersatukan anak cucu/keturunan mereka.

Pini Sepuh Pemangku Adat Desa Guradog, H. Rahmat, mengungkapkan, tujuan melestarikan acara tersebut tak lain sebagai bentuk rasa syukur pada Allah SWT, atas nikmat yang telah diberikan- NYA kepada mereka selama ini. Juga buat mengokohkan ikatan Bathin silaturahim, di antara sesama masyarakat desa Guradog khususnya.

“Ini bentuk tasyakuran kami kepada Allah SWT, di dalam rangka mensyukuri berekah melimpahnya hasil panenan dari Sawah dan Kebun Kami dalam setahun ini, Pak. Jadi Seren Tahun ini, merupakan tradisi rutin Kami sejak dulu, ini sebagai wujud tasyakur Kami pasca panen,” ungkap H. Rahmat disela acara kegiatan seren taun, Minggu (6/10/2024).

Ditambahkannya pula, giat acara ini pun sebagai ajang silahturahim. Dimana selalu banyak warga luar daerah, yang biasanya menjalankan rutinitasnya masing-masing (yang giat bekerja), ikut juga menghadiri dan merayakan, ritual adat leluhurnya, Seren Tahun ini. Dan itu dilakukan mereka secara sukarela, tak diminta atau diarahkan oleh siapa pun.

H Rahmat mengucapkan alhamdulillaah, kegiatan ini dijadikan ajang silaturrahim, sehingga warga bisa berkumpul dengan warga lainnya, yang jarang bertemu sekalipun di hari-hari biasa, di giat Seren Tahun inilah saling bertemu.

“Karena banyak warga desa kami ini, yang tinggal untuk bekerja diluar daerah. Kami bersyukur, masih bisa melaksanakan ritual tradisi adat leluhur Kami ini secara turun temurun, meski sudah begitu banyak perubahan, di zaman sekarang ini, namun Kami tetap menjunjung adat istiadat serta tradisi budaya leluhur Kami,” pungkasnya.

Masih disekitar lokasi acara tersebut, tatapan wartawan tertumpu pada sosok warga yang amat berbeda dengan warga pribumi.

Ada seorang warga Asing yang diinfokan warga pribumi, yang berasal dari Republik Ceko bernama Iva Jaburcova, yang tampak antusias serta amat senang turut menyaksikan acara itu bersama warga asli pribumi di sana.

Dirinya tampak berbaur dan tidak canggung berbincang dengan warga masyarakat Guradog. Dirinya pun tanpa ragu atau malu, mencicipi beragam makanan, kuliner khas warga Guradog yang disediakan berlimpah oleh warga lokal Guradog secara sukarela.

Warga Asing Ceko itu pun mengaku takjub dan salut, mengingat suasana di acara tersebut dirasa masih sangat kental kebersamaan nya, ketika di luaran sana tak didapatkannya lagi suasana serupa itu akibat perubahan dalam peradaban zaman.

“Ya, sangat senangnya Saya karena ternyata masih ada, beberapa bagian wilayah di Indonesia, yang warganya masih mempertahankan hal baik seperti tradisi ini meski sudah ada tradisi yang lebih modern,” kata Iva Jaburcova.

Apalagi untuk rasa kebersamaan di acara Seren Tahun ini, masih terasa begitu kental kalau menurut saya, dan itu yang membuat Saya tertarik buat mengikuti jalannya acara ini,” tutup Iva, yang ternyata sangat fasih berbahasa Indonesia.

Loading

Penulis : Asep Didi/Tim

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil
6 Tahun Konsisten, Politisi PKB Asep Endang M Syam Kembali ‘Traktir Qurban’ untuk Lansia Jompo
Saat Prajurit Berbagi Kebahagiaan: Idul Adha Kodim 0612/Tasikmalaya Penuh Makna dan Kepedulian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:54 WIB

Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Ilustrasi

Berita terbaru

Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:54 WIB