Filosofi ‘Page Mbentar’: Cara Marga Berutu Kuta Kersik Menjaga Ketahanan Pangan Lewat Adat

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, MNP – Masyarakat adat Marga Berutu Lebbuh Kuta Kersik di Desa Silima Kuta, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STTU Julu), kembali menggelar ritual adat Menanda Tahun, Jumat (06/03/2026).

Ritual tahunan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap alam sekaligus memohon keberkahan Tuhan Yang Maha Esa menjelang musim tanam.

Menanda Tahun merupakan warisan budaya luhur suku Pakpak yang berfungsi sebagai panduan agraris. Selain aspek spiritual, ritual ini menjadi sarana menjaga kelestarian lingkungan dan mempererat solidaritas sosial antar-marga.

Inti dari ritual ini adalah melihat petunjuk alam melalui media ayam yang dibedah oleh tetua adat atau Sibaso. Dari hasil pembacaan tersebut, masyarakat mendapatkan petunjuk mengenai jenis tanaman yang cocok ditanam serta pantangan yang harus dipatuhi.

“Tahun ini kita menanam Page Mbentar (padi putih). Itu sesuai dengan petunjuk yang kita peroleh dalam upacara tadi,” ungkap Esmer Berutu selaku Persinabul, didampingi Ketua Panitia Pelaksana, Asli Berutu.

Selain aspek adat, pelaksanaan Menanda Tahun memiliki dampak positif bagi ketahanan pangan. Dengan ritual ini, pola tanam masyarakat menjadi serentak, sehingga memudahkan pengendalian hama secara kolektif.

Pola tanam serempak ini juga mempermudah pemerintah dalam mendistribusikan pupuk bersubsidi dan bibit unggul secara tepat waktu.

Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan kali ini. Usai prosesi ritual, seluruh tamu undangan dan keluarga besar marga langsung turun ke sawah untuk melakukan penanaman padi bersama di lokasi ritual. Aksi ini menjadi simbol kuat terpeliharanya sistem gotong royong di tengah masyarakat Pakpak.

Hadir mewakili Bupati Pakpak Bharat, Kepala Dinas Pariwisata Maringan Bancin, ST, MT, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelestarian adat istiadat.

“Kehadiran kami adalah bentuk dukungan nyata Pemerintah Pakpak Bharat dalam melestarikan budaya. Hari ini kita langsung menanam padi sesuai petunjuk, yaitu Page Mbentar. Semoga hasilnya melimpah (mberras page lambang dukut), rezeki sesuai harapan, dan seluruh masyarakat sejahtera (nduma),” ujar Maringan Bancin yang didampingi Camat STTU Julu dan Kepala Desa Silima Kuta.

Pemerintah berharap, tradisi Menanda Tahun tidak hanya berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi identitas budaya yang mampu menarik daya tarik wisata berbasis kearifan lokal di Kabupaten Pakpak Bharat.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ungkap Jaringan Narkoba Rp235 Miliar, Kapolda Lampung: Tersangka Terancam Hukuman Mati
Jalan Usaha Tani Badampu: Disemprot Obat Rumput di Tengah Isu Proyek Fiktif, Ada Apa Sebenarnya?
Perjuangan Tasikmalaya Turun ke Masyarakat Lewat Aksi Sosial
Miris! Atap Plafon Ditopang Kayu, Ruang Kelas di SDN Lebakgede Tasikmalaya Terancam Ambruk
Setelah Viral Dugaan Proyek Fiktif, Rumput di Lokasi Badampu–Bantayum Mendadak Layu, Ada Apa?
Sederhana Sarat Makna, Isak Haru Warnai Pelepasan 32 Siswa SDN 2 Karang Sambung Tasikmalaya
Satresnarkoba Polres Bartim Ringkus Terduga Pengedar Sabu 1,78 Gram di Tamiang Layang
O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:54 WIB

Ungkap Jaringan Narkoba Rp235 Miliar, Kapolda Lampung: Tersangka Terancam Hukuman Mati

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:42 WIB

Jalan Usaha Tani Badampu: Disemprot Obat Rumput di Tengah Isu Proyek Fiktif, Ada Apa Sebenarnya?

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WIB

Perjuangan Tasikmalaya Turun ke Masyarakat Lewat Aksi Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:01 WIB

Miris! Atap Plafon Ditopang Kayu, Ruang Kelas di SDN Lebakgede Tasikmalaya Terancam Ambruk

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:04 WIB

Setelah Viral Dugaan Proyek Fiktif, Rumput di Lokasi Badampu–Bantayum Mendadak Layu, Ada Apa?

Berita Terbaru

Berita terbaru

Perjuangan Tasikmalaya Turun ke Masyarakat Lewat Aksi Sosial

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:40 WIB