ENREKANG, MNP — Kabar gembira datang dari dunia pendidikan tinggi di Kabupaten Enrekang.
Universitas Muhammadiyah Enrekang UNIMEN secara resmi mendapat lampu hijau dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk membuka dua program studi baru.
Izin operasional untuk Program Studi Informatika dan Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian TPHP tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Nomor 731/B/O/2026 yang ditetapkan pada 21 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan tambahan ini, UNIMEN kini memiliki 17 program studi pada jenjang sarjana dan magister.
Langkah strategis ini diambil UNIMEN sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan daya saing institusi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Massenrempulu dan sekitarnya terhadap pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Rektor UNIMEN, Dr. Syawal Sitonda, mengatakan bahwa pembukaan dua prodi tersebut bukan tanpa dasar.
Hasil survei internal kampus selama beberapa tahun terakhir menunjukkan tingginya animo lulusan SMA sederajat terhadap bidang teknologi informasi dan pangan.
“Kehadiran dua program studi ini merupakan salah satu terobosan UNIMEN dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Di sisi lain, pembukaan prodi ini juga didasarkan pada tingginya minat lulusan SMA sederajat terhadap bidang Informatika dan Teknologi Pangan,” ungkap Syawal pada Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, di era transformasi digital dan ketahanan pangan, lulusan dari kedua bidang ini memiliki peluang besar untuk berkontribusi langsung pada pembangunan daerah dan nasional.
Di balik terbitnya izin operasional, proses perjuangan UNIMEN tidaklah mudah. Tim Task Force Pengusulan Program Studi yang dipimpin Dr. Baharuddin harus bekerja ekstra keras memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan Kemendikti Saintek.
Tantangan terbesar justru datang dari pemenuhan sumber daya manusia.
“Kami sempat mengalami kesulitan mencari calon dosen yang memenuhi persyaratan, khususnya pada Program Studi Informatika. Namun setelah melalui berbagai upaya, kebutuhan sumber daya manusia akhirnya dapat dipenuhi sehingga proses pengusulan dapat dilanjutkan,” jelas Baharuddin.
Selain SDM, tim juga harus melakukan beberapa kali penyempurnaan dokumen usulan sesuai dengan catatan dan evaluasi dari reviewer kementerian.
Proses panjang itu akhirnya terbayar lunas dengan diterbitkannya rekomendasi dan izin operasional resmi. Capaian ini sekaligus melengkapi deretan prestasi UNIMEN sepanjang Juli 2026.
Sebelumnya, kampus yang terus bertumbuh ini juga berhasil menambah sejumlah dosen bergelar doktor sebagai bagian dari penguatan kualitas akademik.
Dengan hadirnya Program Studi Informatika, UNIMEN membuka gerbang bagi generasi muda Enrekang untuk menguasai kompetensi digital, mulai dari pengembangan aplikasi, keamanan siber, hingga kecerdasan buatan.
Sementara Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian hadir untuk menjawab tantangan hilirisasi produk pertanian Massenrempulu, mulai dari pengolahan, pengemasan, hingga jaminan mutu pangan.
Kedua prodi ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang siap kerja dan berwirausaha sesuai kebutuhan industri.
Rektor Syawal berharap pembukaan dua prodi baru ini dapat memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas di Bumi Massenrempulu tanpa harus jauh-jauh merantau ke kota besar.
“Kami ingin UNIMEN menjadi rumah bagi anak-anak Enrekang untuk belajar, berinovasi, dan membangun daerahnya sendiri. Dengan 17 program studi yang ada saat ini, kami optimis UNIMEN akan terus menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Sulawesi Selatan,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan