Kunjungan KDM di HUT Kota Tasik ke-24: Jalan Mulus Tapi Hidup Rakyat Masih Berlubang

Jumat, 17 Oktober 2025 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Perayaan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24 berlangsung meriah dengan kehadiran Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) Jumat 17/10/2025

Pemerintah Kota tampak bersemangat menampilkan berbagai hasil pembangunan, terutama infrastruktur jalan yang kini mulai terlihat rapi di beberapa titik kota.

Namun di tengah gemerlap seremoni itu, suara lirih dari masyarakat kecil masih terdengar apakah kemeriahan ini benar-benar dirasakan oleh rakyat di bawah garis kemiskinan?

Kedatangan KDM kali ini menjadi pusat perhatian. Panggung besar, spanduk ucapan selamat, dan wajah-wajah pejabat yang sumringah menghiasi acara.

Sayangnya di balik kerapian acara, masih banyak warga yang mempertanyakan makna “ulang tahun” bagi mereka yang hidupnya belum juga berubah.

Ii Sutinah (35), warga Kelurahan Cigantang, mengaku hanya bisa menonton dari kejauhan.

“Kalau ulang tahun kota, katanya untuk kebanggaan warga. Tapi kami cuma nonton di pinggir jalan, rumah saya masih bocor, belum juga masuk program rutilahu,” ujarnya lirih.

Ia menilai pembangunan saat ini lebih banyak menyentuh jalan dan taman, bukan perut rakyat.

Sementara Nana (45), Suami Ii sutinah , melihat kunjungan KDM hanya jadi momen seremonial yang berulang setiap tahun.

“Pejabat datang, jalan dibagusin, tapi habis itu sama aja. Warga miskin tetap miskin,” katanya dengan nada datar.

Ia berharap ulang tahun kota bisa dijadikan momentum untuk memperbaiki kebijakan sosial, bukan sekadar mempercantik wajah kota.

Pandangan lebih tajam disampaikan Rifki Saepuloh, aktivis Lembaga Peduli Rakyat Tasik (LPRT). Menurutnya, Pemkot terlalu fokus pada infrastruktur jalan dan penataan kota, sementara akar persoalan kemiskinan dibiarkan menggantung.

“Kota ini tampak bersih saat tamu datang, tapi di belakang panggung masih banyak keluarga yang tidur di rumah reyot. Ini yang harusnya jadi perhatian,” tegasnya.

Ia menilai kehadiran KDM seharusnya bisa menjadi momen introspeksi bagi seluruh aparatur pemerintahan.

“Peringatan hari jadi bukan hanya untuk pesta, tapi untuk menilai sejauh mana kota ini benar-benar memberi kehidupan bagi rakyatnya,” ujar Rifki.

Beberapa warga juga menyoroti lambannya penanganan program bantuan sosial dan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Mereka mengaku sudah melapor berulang kali ke kelurahan, namun belum ada kepastian kapan bantuan akan turun.

Bagi masyarakat kecil, ulang tahun kota hanyalah hari biasa. Mereka tidak merasakan pesta, hanya berharap ada perhatian nyata setelah pejabat pulang.

Karena bagi mereka, kemajuan tidak diukur dari panjangnya jalan yang diaspal, melainkan dari apakah dapur mereka masih bisa berasap esok hari.

KDM memang hadir memberi semangat pembangunan, tapi semangat itu seolah berhenti di panggung acara.

Jalan boleh mulus, kota tampak indah, tapi kehidupan rakyat masih berlubang menunggu kapan keadilan sosial benar-benar datang, bukan sekadar lewat dalam kunjungan pejabat.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang
Penataan PKL Dadaha, Dodo Rosada: Jangan Selesaikan Masalah dengan Masalah Baru
Buat Konten Gaya-Gayaan Pakai Celurit, Pria di Garut Berujung Penangkapan Polisi
19 Kali Beraksi, Polres Garut Ringkus Tiga Pelaku Pembobol Minimarket 
Lima Fraksi DPRD Bartim Setujui Pembahasan Bersama Raperda APBD 2027
DPRD Bartim Gelar Rapat Paripurna, Pemkab Sampaikan Penjelasan Raperda Pendapatan Daerah 2027
AKBP Iqbal Sangaji Resmi Pimpin Polres Bartim, Bupati M. Yamin Harapkan Sinergi Makin Solid
Sekda Jeneponto Pantau Tiga SPBU, Warga Diimbau Tidak Panic Buying BBM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WIB

Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang

Jumat, 11 September 2026 - 17:32 WIB

Penataan PKL Dadaha, Dodo Rosada: Jangan Selesaikan Masalah dengan Masalah Baru

Jumat, 11 September 2026 - 15:27 WIB

Buat Konten Gaya-Gayaan Pakai Celurit, Pria di Garut Berujung Penangkapan Polisi

Jumat, 11 September 2026 - 15:10 WIB

19 Kali Beraksi, Polres Garut Ringkus Tiga Pelaku Pembobol Minimarket 

Jumat, 11 September 2026 - 14:56 WIB

Lima Fraksi DPRD Bartim Setujui Pembahasan Bersama Raperda APBD 2027

Berita Terbaru

Barito Timur

Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:09 WIB