Krisis Ruang Kelas dan Tenaga Pengajar, SDN Torowek Kadipaten Berharap Perhatian Pemerintah

Senin, 13 April 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Torowek yang berada di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, kini memerlukan perhatian serius dari pemerintah.

Selain belum memiliki benteng pengaman, sekolah tersebut juga menghadapi keterbatasan ruang kelas serta kekurangan tenaga pengajar, Senin (13/4/2026).

Plt Kepala Sekolah, Dindin Aminudin, S.Pd., mengungkapkan bahwa ketiadaan benteng di lingkungan sekolah menjadi kekhawatiran tersendiri.

Pasalnya, area sekolah kerap dimasuki hewan liar yang berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar.

“Sekolah ini sangat membutuhkan benteng. Kami khawatir dengan keselamatan siswa karena sering ada hewan liar masuk ke area sekolah,” ujar Dindin.

Tak hanya itu, SDN Torowek juga belum memiliki ruang kelas yang memadai. Saat ini, salah satu ruangan masih digunakan sebagai tempat penyimpanan arsip sekolah, sehingga menghambat proses kegiatan belajar mengajar.

Di sisi lain, kekurangan tenaga pendidik juga menjadi persoalan yang cukup serius. Dindin menyebutkan, jumlah guru yang ada saat ini hanya enam orang ditambah satu guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

“Dengan jumlah guru yang terbatas, kami sangat kewalahan, apalagi jika ada kegiatan kedinasan. Kondisi ini jelas mempengaruhi efektivitas pembelajaran,” jelasnya.

Dindin berharap pemerintah terkait segera turun langsung meninjau kondisi sekolah tersebut dan memberikan solusi nyata, baik dari segi pembangunan sarana prasarana maupun penambahan tenaga pendidik.

“Kami sangat berharap ada perhatian dan langkah cepat dari pemerintah, demi kenyamanan dan keselamatan siswa serta kelancaran kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya.

Loading

Penulis : DHS

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas
Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan
Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029
Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama
Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis
Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek
Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis

Berita Terbaru