KPAID Bareng Pangdam III Siliwangi Siap Gelar Kampanye Anti-Kekerasan 24 Jam Nonstop

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, MNP – Anak-anak adalah pemilik masa depan, namun hari ini, tidak sedikit dari mereka yang harus tumbuh dalam bayang-bayang ketakutan.

Di tengah masih tingginya angka pelanggaran hak anak di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya, sebuah gerakan besar sedang dipersiapkan. Ini bukan sekadar perayaan seremonial biasa, melainkan sebuah jeritan peduli yang dikemas dalam aksi nyata.

Menyambut Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya berkolaborasi dengan Kodam III Siliwangi untuk menggelar sebuah perhelatan bersejarah pada 22–23 Juli 2026 mendatang.

Sebuah kampanye kemanusiaan bertajuk “Anti-Kekerasan pada Anak: 24 Jam Tanpa Jeda” siap digelorakan untuk mengetuk pintu hati setiap orang tua dan seluruh lapisan masyarakat.

Langkah nyata ini diawali dari sebuah pertemuan penuh kehangatan pada Selasa (14/7/2026) pagi. Di bawah rindangnya pepohonan di taman Markas Kodam III Siliwangi, Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, duduk bersama Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih.

Sambil menikmati secangkir kopi, keduanya larut dalam diskusi mendalam mengenai nasib dan perlindungan anak-anak di Jawa Barat khususnya di Tasikmalaya.

Di balik ketegasan seragam militernya, Mayjen TNI Kosasih menyimpan kepedulian yang begitu mendalam terhadap dunia anak. Beliau menegaskan komitmennya untuk hadir langsung ke Tasikmalaya demi memeluk mimpi anak-anak di sana.

“Hari Anak Nasional adalah momentum yang sangat tepat untuk menyadarkan kita, para orang tua. Tugas kita bukan hanya memberi mereka makan, tetapi juga memastikan mereka tumbuh tanpa diskriminasi, tanpa rasa takut, dan dipenuhi hak-haknya dengan utuh. Benteng pertahanan pertama mereka adalah keluarga,” ujar Mayjen TNI Kosasih dengan nada penuh penekanan.

Ada yang sangat berbeda pada peringatan HAN tahun ini. Mengusung tema yang berani, KPAID Tasikmalaya akan menyelenggarakan kampanye anti-kekerasan anak selama 24 jam tanpa henti.

Dedikasi luar biasa ini bahkan telah menarik perhatian serius dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pelopor kampanye perlindungan anak terlama yang pernah dilakukan secara estafet di Indonesia.

Tidak tanggung-tanggung, tokoh pelindung anak nasional, Kak Seto, dipastikan akan hadir langsung untuk memberikan dukungan moril dan memeriahkan suasana.

Selama 24 jam penuh, ruangan Gedung Islamic Center akan dihidupkan dengan berbagai kegiatan yang murni menyuarakan isi hati anak-anak, Pentas Seni & Budaya: Teater anak, pertunjukan musik, pembacaan puisi, hingga stand-up comedy yang dibawakan langsung oleh anak-anak.

Selain itu digelar juga dialog budaya interaktif yang melibatkan para orang tua dan pembuat kebijakan. Dan penyerahan santunan bagi anak-anak yatim dan yang membutuhkan, sebagai wujud nyata kasih sayang kolektif.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menegaskan bahwa landasan historis Keputusan Presiden (Kepres) RI No. 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional harus dihidupkan kembali esensinya. Di tengah maraknya kasus kekerasan yang kian mengkhawatirkan, HAN 2026 membawa tiga target utama:

Melibatkan keluarga, pelaku usaha, media, hingga jajaran pemerintah untuk bahu-membahu menciptakan lingkungan yang aman bagi anak. Karakter anak yang hebat lahir dari pola asuh keluarga yang berkualitas.

Membangun sinergi yang kuat antara KPAID, organisasi masyarakat, LSM, dan media guna memastikan tidak ada lagi jeritan anak yang terabaikan di sudut-sudut Tasikmalaya.

Mengingatkan kembali bahwa pelukan hangat, tutur kata yang lembut, dan rasa aman di dalam rumah adalah hak mutlak yang wajib diterima setiap anak untuk tumbuh menjadi generasi emas.

“Sesuai dengan amanat Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, tanggung jawab ini berada di pundak kita bersama. Anak-anak tidak bisa memilih di keluarga mana mereka dilahirkan, namun kita sebagai orang dewasa memiliki pilihan untuk memberikan lingkungan terbaik bagi tumbuh kembang mereka,” kata Ato Rinanto.

Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026 di Tasikmalaya ini, KPAID Kabupaten Tasikmalaya dan Pangdam III Siliwangi berusaha mengubah rasa prihatin menjadi aksi nyata. Karena satu senyuman yang diselamatkan hari ini, adalah jaminan bagi kejayaan bangsa di masa depan.

Loading

Penulis : Mon

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Kodim 0612/Tasikmalaya Ajak Prajurit Teladani Akhlak Rasulullah
Family Gathering Advokat Tasikmalaya ke-5: Merawat Silaturahmi, Memperkuat Soliditas Profesi
Wilayah Kecamatan Dramaga Mulai Realisasikan Penyaluran Bantuan Pangan
Pemkab Jeneponto Teken MoU Strategis Bersama ITB Nobel Indonesia dan Kantor Pertanahan
Peringatan Maulid Nabi, Enjang Bilawini: Ajang DPC PPP Kota Tasikmalaya Perkuat Akar Rumput
Motocamp FATAS dan Bikers Advokat Tasikmalaya di Pantai Madasari, Pererat Brotherhood dan Solidaritas
Diduga Pasok Rokok Ilegal ke Pengecer, Distributor Toko Lulu di Lampung Selatan Bungkam
Tak Pernah Disentuh Bantuan! Bangunan Tua SDN 4 Maroangin Ambruk, Nasib Ratusan Siswa Terancam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Kodim 0612/Tasikmalaya Ajak Prajurit Teladani Akhlak Rasulullah

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:29 WIB

Family Gathering Advokat Tasikmalaya ke-5: Merawat Silaturahmi, Memperkuat Soliditas Profesi

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Wilayah Kecamatan Dramaga Mulai Realisasikan Penyaluran Bantuan Pangan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Pemkab Jeneponto Teken MoU Strategis Bersama ITB Nobel Indonesia dan Kantor Pertanahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Peringatan Maulid Nabi, Enjang Bilawini: Ajang DPC PPP Kota Tasikmalaya Perkuat Akar Rumput

Berita Terbaru

Berita terbaru

Wilayah Kecamatan Dramaga Mulai Realisasikan Penyaluran Bantuan Pangan

Senin, 31 Agu 2026 - 20:16 WIB