Garut, MNP – Proses pengolahan kopi Arabika resmi dimulai hari ini pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini mencakup tahapan dari pembersihan biji kopi hingga proses penjemuran yang dikerjakan langsung oleh para petani, Senin (28/4/2025).
Menurut Saripudina, Ketua Kelompok Tani Gunung Masigit Kabupaten Garut, seluruh anggota kelompok tani yang terlibat berjumlah sekitar 3.000 orang dengan luas lahan saat ini ada 2000 hektar lebih.
“Berkat kerja sama yang solid dan penuh semangat dari para petani, hasil olahan perdana kopi Arabika ini menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan,” kata Saripudina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dijelaskan, olahan kopi yang dihasilkan tidak hanya menandakan keberhasilan teknis, tetapi juga membuktikan kepercayaan yang kuat antar anggota kelompok petani Gunung Masigit.
Saripudina berharap, kedepannya tempat olahan kopi Arabika yang dikelola Kelompok Tani Gunung Masigit dapat segera direlokasikan ke lokasi yang lebih representatif
“Demi mendukung pertumbuhan produksi dan menjaga kepercayaan para petani,” harap Saripudina.
Dengan semangat gotong royong, para Kelompok Petani Gunung Masigit optimistis kopi Arabika akan terus berkembang dan menembus pasar yang lebih luas.
![]()
Penulis : DHS
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan