Bogor, MNP – Ketua Komisi IV DPRD Kab. Bogor, H. Wasto, S. Hut dan Tiga orang Anggota Komisinya (H. Slamet Mulyadi, SH – H. Ading Ahmad Nadzir, S.Ag dan Hj. Nunur Nurhasdian, M.Pd), tinjau lokasi tentatif Majelis Taklim Ashobiyyah yang ambruk di Kampung Ciapus Kompas, Desa Sukamakmur-Ciomas Kabuparen Bogor, di Selasa Siang (9/9/2025).
Rombongan yang dipimpinnya mengawali lawatannya tadi dengan bersilaturahim ke Balai Desa Sukamakmur, lalu melanjutkan kunjungan langsung ke lokasi Tentatif tragedi ambruknya Majlis Taklim tersebut.
Nampak mendampingi Tim BPBD Kab Bogor, pihak Karang Taruna Desa, serta aparat dari unsur TNI/Polri, IPSM Kecamatan Ciomas, disertai beberapa unsur warga masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan pasca lawatan mereka dari lokasi, di hadapan beberapa awak media massa, dirinya serta rombongan menyampaikan rasa belasungkawa mereka sebagai wujud empati dari kejadian serta dampaknya.

Wasto juga menyampaikan keprihatinan mendalamnya, atas tragedi tersebut serta mengajak semua pihak, tak terkecuali, agar mengambil hikmah serta pembelajaran positif dari tragedi tersebut.
Masih di lokasi yang sama, Wasto menambahkan lagi, bahwa untuk pembiayaan pasien korban tragedi, dari yang luka-luka, hingga yang meninggal dunia, itu semua sudah diupayakan Pemkab Bogor serta Pemrov Jabar, bersama pihaknya, melalui kesepakatan bersama.
Hal tersebut ditanggung jawab penuh pemerintah, hingga kondisi seluruh korbannya kembali pulih se-sediakala.
“Khusus untuk pengobatan dan perawatan para korbannya, itu sudah dari kemarin pas hari kejadian, telah ada kesepakatan antara Pemda Kab. Bogor bersama DPRD, yang didukung juga Pemda Provinsi Jawa Barat. Untuk menanggung semua biayanya, dari APBD Kab. Bogor dan PemProv Jawa Barat di semua rumah sakit dimana korbannya dirawat. Dengan acuan data dari Posko DVI, kolaborasi Polda Jabar dan Polres Bogor, bersama para pihak yang mendatanya,” jelas Wasto.

Sedangkan untuk urusan konstruksi bangunan, lanjut Wasto lagi, pihaknya koordinasi dulu dengan PemKab, serta pihak Kanwil Kemenag Kab. Bogor.
“Rencana Kami, akan mengusulkan pendataan di seluruh wilayah Kab. Bogor, kemudian menginventarisirnya, untuk segera dilakukan proses evaluasi konstruksi, terhadap seluruh bangunan sejenis. Karena Kami punya dugaan, jangan-jangan dari sekian banyak bangunan sejenis, di Kabupaten Bogor ini, konstruksinya tu seperti itu semua,” pungkas Wasto.
![]()
Penulis : Asep Didi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan