TASIKMALAYA, MNP – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang rongsok di wilayah RT 002 RW 004, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kobaran api yang begitu besar disertai kepulan asap hitam pekat mengundang perhatian warga dari berbagai penjuru Kota Tasikmalaya.
Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, api dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar yang tersimpan di dalam gudang, seperti plastik, kertas, kardus, dan berbagai jenis barang bekas lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tiupan angin membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan sehingga menimbulkan kepanikan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
Warga sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.
Namun besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Keselamatan warga menjadi prioritas sehingga mereka memilih menjauh dari lokasi sambil menunggu bantuan petugas.
Beberapa unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tasikmalaya kemudian diterjunkan ke lokasi.
Petugas berjibaku memadamkan api dengan menyemprotkan air dari berbagai sisi bangunan agar kobaran tidak merembet ke rumah-rumah warga maupun bangunan lain di sekitarnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena material di dalam gudang sangat mudah terbakar dan masih menyimpan bara api di sejumlah titik.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Petugas kepolisian bersama unsur terkait turut mengamankan lokasi kejadian serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan akibat banyaknya warga yang datang menyaksikan peristiwa tersebut. Garis pengaman dipasang untuk mencegah masyarakat mendekati area yang masih berbahaya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Penyebab pasti kebakaran juga masih diselidiki oleh aparat kepolisian bersama tim terkait.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan pada tempat usaha yang menyimpan bahan-bahan mudah terbakar.
Pemeriksaan instalasi listrik, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR), serta penataan area penyimpanan barang bekas dinilai sangat penting untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran.
Pemerintah bersama instansi terkait diharapkan terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pencegahan kebakaran, sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
Kesigapan petugas pemadam kebakaran, kepolisian, serta dukungan masyarakat dalam membantu proses penanganan menjadi faktor penting dalam mengendalikan situasi.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada lokasi yang menyimpan material mudah terbakar, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda yang berpotensi menimbulkan kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
![]()
Penulis : Soni
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan