Lahan Gambut dan Gudang Ban Bekas di Sukarindik Tasikmalaya Hangus Terbakar, 3 Armada Damkar Dikerahkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Kebakaran melanda lahan gambut dan tempat penyimpanan ban bekas di Jalan Cijolang–Padamulya, Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, pada Selasa malam (11/8/2026).

Insiden tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya sekitar pukul 18.30 WIB.

Menerima laporan tersebut, regu piket Damkar langsung bergegas ke lokasi kejadian guna melakukan pemadaman serta memblokade api agar tidak menjalar ke pemukiman warga.

Menurut penuturan saksi mata di lokasi, kemunculan api awalnya berukuran kecil. Namun, hembusan angin yang cukup kencang membuat api merembet dengan sangat cepat dan langsung membakar tumpukan ban bekas yang mudah terbakar.

Kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan di kalangan pengurus setempat terkait penyebab awal munculnya api, apakah bersumber dari kelalaian warga sekitar atau ada pihak luar yang sengaja melakukan pembakaran.

Sebanyak 3 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api yang cukup besar. Setelah berjibaku dengan beberapa kali suplai air, api pokok akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.

Meski demikian, hingga pukul 22.40 WIB petugas Damkar masih tetap berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan (cooling down).

Hal ini dilakukan secara berulang mengingat material gambut dan ban bekas kerap menyisakan bara api tersembunyi yang berisiko kembali menyala.

Menanggapi peristiwa tersebut, petugas Damkar Kota Tasikmalaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim kemarau.

Warga diminta untuk tidak melakukan tindakan ceroboh seperti membakar sampah atau lahan sembarangan, serta segera melapor ke pihak berwenang apabila melihat potensi kebakaran di lingkungannya.

Loading

Penulis : Darwin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru