Kepala SDN 1 Sawati Apresiasi Anak Didiknya Ikuti FLS3N Mewakili Kecamatan Sukaresik

Senin, 26 Mei 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) berlangsung lancar di Komplek Pesantren Sukamanah, Desa Sukarame, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (26/05/2025).

Dalam kegiatan ini, SDN I Sawati Kabupaten Tasikmalaya ambil bagian dengan mengikuti perlombaan di beberapa kategori, diantaranya Lomba Tari Kreasi, Kriya dan Calistung.

Kepala Sekolah SDN 1 Sawati, Aep Saepudin, S.Pd, mengapresiasi guru dan anak didiknya yang telah mengikuti kegiatan FLS3N tingkat Kabupaten Tasikmalaya, mewakili kecamatan Sukaresik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulilah hari ini SDN I Sawati menjadi perwakilan Kecamatan Sukaresik untuk mengikuti FLS3N Tingkat Kabupaten Tasikmalaya di 3 kategori lomba,” ungkapnya.

Asep Saepudin menyebut, kegiatan FLS3N menjadi momen bagi siswa-siswi SDN I Sawati untuk meningkatkan kreativitas dan bakat siswa.

“Khususnya dalam bidang seni dan pengetahuan, sehingga dapat mengembangkan kemampuan dan rasa percaya diri mereka,” ujar Asep Saepudin.

Sementara itu, Guru pembimbing kesenian SDN 1 Sawati, Sinta Apelia,S.Pd, dan Ika Kurniasih,S.Pd, menjelaskan, bahwa peserta yang diikut sertakan dalam lomba ini, adalah peserta terbaik setelah melalui seleksi di tingkat Kecamatan Sukaresik.

“Alhamdulilah anak-anak begitu antusias, mengikuti kegiatan ini,dan tampil gemilang.tentunya menjadi suatu kebanggaan bagi SDN 1 Sawati,” ungkapnya.

Menurut Ika, ajang FLS3N ini bukan hanya sebatas meraih juara saja, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi,dan meningkatkan kreativitas dan bakat siswa, serta menumbuhkan rasa percaya diri mereka.

Sinta menambahkan, saat ini nilai-nilai budaya lokal sudah mulai pudar,karena sudah mulai tergerus oleh budaya asing.

Untuk itu, pihaknya akan mengenalkan budaya-budaya Sunda, dan permainan anak-anak jaman dulu, sehingga mereka akan lebih mencintai dan melestarikan budaya sendiri.

“Kami berharap dengan kegiatan FLS3N ini peserta didik akan tertarik dan lebih semangat lagi belajar tentang budaya, dalam upaya melestarikan budaya sendiri,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru