Tasikmalaya, MNP – Angka stunting yang cukup tinggi di kota Tasikmalaya masih menjadi topik pembahasan pada acara Musrenbang lintas sektoral Dinas PPKBP3A.
Dalam sambutannya .Hj.Dra.Nunung Kartini,M.Pd menyebut, hasil Survey Stunting Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 di kota Tasikmalaya adalah 28,9 %, sementara hasil survey tahun 2022 menurun jadi 22,4%.
“Kecamatan Tamansari merupakan wilayah yang berpotensi stunting cukup tinggi, karena salah satu penyebabnya kualitas air minum yang tidak layak,” kata Nunung di Gedung Galuh Prawesti, Senin (06/02/2023).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Asda I Pemkot Tasikmalaya Drs. H. E.Reza Setiawan mengapresiasi Kepala DPPKBP3A dan jajarannya yang telah berhasil menurunkan angka stunting 6,5% di tahun 2022.
“Peranan perempuan hal yang sangat penting dalam pemerintahan, karena ibu ibu merupakan tiang negara, untuk itu saya meminta kepada ibu ibu untuk berperan aktif di segala kegiatan,” tandasnya. (Eris).
![]()









Tinggalkan Balasan