Kemana Pemerintah? Empat Periode Tahun Anggaran, Pengajuan Rehab Gadung SDN Pasir Eurih 02 Tak Kunjung Direalisasi

Jumat, 21 November 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNP – Sudah Empat periode Tahun Anggaran, SDN 02 Pasir Eurih, wilayah Kec. Tamansari-Kab. Bogor, seakan menjadi langganan usulan rehabilitasi di dalam List Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Mulai dari TA : 2021, 2022, 2023, hingga 2024, proposalnya berupa usulan (pengajuan perbaikan ruang kelas), itu terus diajukan. Namun tak kunjung mendapat respons hingga di penghujung tahun 2025 ini.

Kondisi memprihatinkan itu pun masih belum tersentuh perbaikan. Bahkan sempat mencuat kabar tidak sedap, bahwa di pengajuan berikut nya tak akan diprioritaskan.

Kondisi bangunan sekolah saat ini kian mengkhawatir kan. Atapnya rapuh, dinding sudah banyak retak, hingga konstruksi rangkanya yang sudah lapuk, membuat giat KBM kerap dihantui banyak kekhawatiran insidentilnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Risiko itu kian meningkat di musim penghujan.

“Musim hujan begini, kami selaku merasa kuatir, akan terjadinya insiden yang tak diharapkan. Kondisi gedung sudah rawan ambruk, Pak. Padahal sekolahan Kami ini digunakan KBM setiap hari kerja, dari pagi hingga sore hari, untuk kegiatan belajar mengajar Kami,” jelas salah seorang guru yang tak mau ditulis identitasnya. Kamis, (20/11/2025).

Kondisi tadi membuat para Guru dan Wali Murid nekad, mendesak pemerintah Kab. Bogor, segera memberikan perhatian yang lebih serius. Mereka pun berharap, agar rehabilitasi bisa terealisasi di periode Tahun Anggaran 2026 nanti.

“Ini bukan sekedar urusan rehabilitasi bangunan, tapi keselamatan para peserta didik, para guru dan semua wali murid di sekolah Kami. Karena kondisi bangunan di lokasi sekolah Kami inilah, Kami dan anak-anak, selalu dihantui rasa was-was itu,” tambah seorang wali murid pada tim media ini.

Seorang Pengamat dunia pendidikan, menilai kasus berlarutnya SDN 02 Pasir Eurih tersebut, merupakan cermin lemahnya prioritas penyerapan Anggaran dari Dinas Pendidikan di daerah.

“Ini persoalan klasik, usulan yang sudah berkali-kali ikut dimasukkan List pengajuan dalam agenda Musrenbang bertahun-tahun, tetapi tidak naik menjadi prioritas. Jika ruang kelas sekolahnya itu sudah membahayakan bagi keselamatan peserta didik dan para guru, pemerintah seharusnya menjadikannya Urgency Prioritas Program, bukannya sekedar dipajang di daftar panjang usulan itu hingga berlarut-larut tanpa tindakan nyata,” tegasnya.

Pendapat serupa itu datang juga, dari Analis Kebijakan Pendidikan. Yang menilai di kurun waktu pengajuannya, di Empat Tahun penundaan Rehabilitasi tadi, menunjuk kan adanya masalah serius di struktural perencanaan.

“Agenda Musrenbang itu seharusnya memotret kan kebutuhan paling Urgently (bersifat mendesak). Jika SDN 02 Pasir Eurih sudah masuk sejak 2021, namun tidak kunjung direalisasikan, berarti ada persoalan yang serius dalam verifikasinya, sinkronisasi anggaran, atau keberpihakan kebijakan,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan yang resmi dari pihak terkait soal mandeknya realisasi untuk rehabilitasi gedung sekolah tersebut. Sementara ruang kelas terus melapuk, siswa dan guru tetap beraktivitas di bawahnya, didalam siluet kekhawatiran dengan risiko keselamatan jiwa mereka.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Identitas Terungkap, Bobotoh yang Tewas Dibacok Merupakan Warga Sukamantri Bogor
Diduga Usai Ikut Nonton Tanding Bola, Sosok Pria Terkapar Bersimbah Darah
Jadilah Prajurit Sejati!” — Danrem 141/Toddopuli Beri Arahan Khusus di Makodim 1425/Jeneponto
Aksi Damai Warga RW 11 Sukamajukidul Desak Penutupan King’ Family Karaoke, Pelibatan Anak Jadi Catatan
Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Sukses Gelar 10 Agenda Besar, Panitia Tasik Oktober Festival Komitmen Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Catat Tanggalnya! Tasikmalaya International Job Fair 2026 Sediakan Ribuan Lowongan Kerja Gratis
Gagalkan Penyelundupan Etomidate, 2 Pegawai Rutan Kelas I Jakarta Pusat Terima Penghargaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Identitas Terungkap, Bobotoh yang Tewas Dibacok Merupakan Warga Sukamantri Bogor

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Diduga Usai Ikut Nonton Tanding Bola, Sosok Pria Terkapar Bersimbah Darah

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadilah Prajurit Sejati!” — Danrem 141/Toddopuli Beri Arahan Khusus di Makodim 1425/Jeneponto

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Aksi Damai Warga RW 11 Sukamajukidul Desak Penutupan King’ Family Karaoke, Pelibatan Anak Jadi Catatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Bupati Jeneponto Lantik Tiga Pejabat, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru