Tasikmalaya, MNP – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2024 untuk anggaran 2025 tingkat kelurahan di Kota Tasikmalaya usai dilaksanakan Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya.
Deden Ketua LPM Kel. Bantarsari mengatakan, skala prioritas di Musrenbang untuk anggaran tahun 2025 masih mengajukan masalah pembangunan infrastruktur.
“Namun ada juga pengajuan untuk pengembangan pemberdayaan manusia melalui karang taruna kelurahan Bantarsari,” tutur Deden, Selasa (16/01/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Deden pun menyampaikan, dalam Musrenbang ini dibahas juga terkait dengan adanya empat perumahan yang ada di wilayah Kelurahan Bantarsari yaitu fasilitas umum dan fasilitas sosial yang belum diserahkan kepada pemerintahan.
“Dari seluruh 16 RW, ada permasalahan dari 4 RW seperti perum Baitul Janah, Bahtera Madya Residence, MPR dan Baitul Marhamah. Terdapat fasum dan fasos masih di kelola oleh pengembang belum di serahkan kepada pemerintah,” jelasnya.
“Walaupun yang di Perumahan Baitul Marhamah sudah diserahkan sebagian, hasil tadi musyawarah itu akan di konsultasi kan oleh pemerintah dan yang sudah masuk akan di usulkan melalui aspirasi masyarakat,” tambah Deden.
Sementara itu, untuk usulan yang bersifat urgent atau darurat pun dalam Musrenbang kali ini ada 2 titik yang bersifat mendesak.
“Yang pertama di RW 10 masalah Benteng TPT, karena dikhawatirkan membahayakan masyarakat dan RW 02 terkait dengan jalan dekat jembatan kena abrasi air,” pungkas Deden.
![]()
Penulis : Don's Ajo
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan