Tasikmalaya, MNP – Program Tasik PELAK (Pembiakan Ekonomi Lokal dan Kewilayahan) kembali digulirkan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya.
Kegiatan identifikasi kebutuhan pelatihan kerja tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Bungursari dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari kecamatan, kelurahan, LPM, RT/RW, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat. Kegiatan bertujuan untuk memetakan kebutuhan pelatihan warga sebelum program PELAK dijalankan, Jumat (21/11/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Irwan Waryana, S.Sos., M.M., Sekretaris Kecamatan yang hadir mewakili Camat Bungursari, menjelaskan kegiatan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, identifikasi peserta pelatihan sangat penting agar program tepat sasaran. Pendataan awal ini dilakukan untuk mengetahui siapa saja peserta yang akan mengikuti pelatihan.
“Ada sekitar 150 orang yang nanti diajukan. Pelatihan PELAK diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat, baik melalui pengolahan produk lokal maupun kegiatan ekonomi lainnya,” ujarnya.
Irwan berharap warga Bungursari dapat memikirkan masa depan ekonominya melalui peningkatan kemampuan produksi dan pemasaran produk lokal.
“Dengan pelatihan ini, produk lokal dapat berkembang. Diharapkan warga bisa meningkatkan pendapatan, dengan stimulasi dari pemerintah serta kemampuan pemasaran yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Rosmulyati, Kepala Bidang Lattas (Pelatihan dan Produktivitas) Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, menyampaikan, identifikasi kebutuhan pelatihan dilakukan agar program sesuai dengan kondisi wilayah.
“Kegiatan hari ini melibatkan kecamatan, kelurahan, LPM, tokoh masyarakat, ARWT, dan Karang Taruna. Tujuannya untuk mencari data dan kebutuhan pelatihan, terutama bagi para pencari kerja,” ungkapnya.
Dari hasil identifikasi sementara, banyak usulan pelatihan di bidang pengolahan hortikultura, mengingat wilayah Bungursari masih memiliki kawasan pertanian yang cukup luas.
“Usulan yang berkaitan dengan pertanian akan kami sampaikan ke Dinas Pertanian. Kedepan, pelatihan di Disnaker akan disesuaikan dengan kebutuhan pencari kerja serta potensi lokal yang ada di Kota Tasikmalaya,” lanjutnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif untuk memperkuat program PELAK sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, khususnya di Kecamatan Bungursari.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan