Terdampak Kekeringan, Camat Purbaratu Upayakan Cari Sumber Air

Jumat, 8 September 2023 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNPotret – PJ Wali Kota Cheka Virgowansyah belum lama ini sudah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait penanganan kekeringan di Kota Tasikmalaya.

Hal itu untuk menyikapi kemarau panjang yang sudah mulai berdampak di puluhan titik daerah, salah satunya di wilayah Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya.

Sedikitnya, ada dua kelurahan yang terdampak sehingga kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau yang cukup panjang.

Camat Purbaratu Yogi Subarkah ,.S.STP ,.M.Si membenarkan jika dua kelurahannya mengalami kekeringan akibat kemarau.

Yogi menjelaskan, ada empat kampung terdampak di kelurahan Singkup yaitu Babakan Nanggerang RW 04, Cintamanah RW 06, Gobang RE 07 dan Gareumpay RW 09, Pagergunung RW 03 dan Kp Ciwasmandi, Negla.

“Sementara, untuk Kelurahan Sukajaya yang terdampak adalah Kampung Golempan RW 07, Pasirjaya RW 05/06 dan Kp Cipeusar RW 04,” jelas Yogi diruang kerjanya, Jumat (08/09/2023).

Sebenarnya terang Camat, wilayah terdampak tadi dari dulu memiliki sejarah kerap mengalami kekeringan, apalagi di musim kemarau sekarang, karena posisinya daerahnya tinggi.

“Makanya, setiap ada program bantuan sumur bor, lebih dikonsentrasikan ke wilayah Singkup karena rawan kekeringan air,” kata Camat.

Diketahui, PJ Wali Kota mengintruksikan kepada wilayah yang terdampak kekeringan untuk mencari tadon atau sumber air dalam rangka membantu ketersedian dan juga pasokan untuk air bersih.

“Kami juga sedang mencari titik sumber mata air, sehingga memudahkan BPBD atau PMI agar tidak jauh mengambil air diluar,” terangnya.

Selain itu kata Yogi, pihaknya juga sedang memikirkan untuk membangun wadah penampungan air di dekat tadon agar memudahkan masyarakat terdampak.

“Alhamdulillah, kemarin wilayah yang krisis air bersih sudah dibantu BPBD dan PMI Kota Tasikmalaya,” ungkapnya.

Adapun, sesuai hasil Rakor kemarin, bagi masyarakat yang darurat meminta bantuan air bersih disatupintukan ke BPBD dengan menghubungi call center 08112101113.

“Kami juga meminta masyarakat jangan membakar ditempat sembarangan yang potensi mudah tersulut api,” pungkas Yogi.

Loading

Penulis : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tingkatkan Koordinasi, Kodim 0611 Garut Gandeng Media Jadi Mitra Strategis Pembangunan
Polsek Malangbong Hadir di Tengah Masyarakat, Ikuti Donor Darah dan Bakti Kesehatan
Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga
Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi
Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan
Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’
Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK
PKN Enrekang Bongkar Dugaan Pungli: Jalan Provinsi Jadi Ladang Parkir Liar Pemkab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:39 WIB

Tingkatkan Koordinasi, Kodim 0611 Garut Gandeng Media Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Senin, 20 April 2026 - 17:22 WIB

Polsek Malangbong Hadir di Tengah Masyarakat, Ikuti Donor Darah dan Bakti Kesehatan

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga

Senin, 20 April 2026 - 13:20 WIB

Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan

Berita Terbaru