Kapolsubsektor Paku Tinjau Rehab Jalan Nasional yang Rusak di Desa Tampa, Ini Tujuannya

Minggu, 9 November 2025 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Jalan Nasional di wilayah Kabupaten Barito Timur. tepatnya di Desa Tampa, Kecamatan Paku, saat ini mulai tahap pengerjaan.

Sebelumnya jalan ini jadi perbincangan hangat warganet diberbagai platform media sosial karena kondisi jalan digenangi air dan nyaris putus.

Pengawas lapangan, Berlin Tampubolon kepada media ini mengatakan. Rusaknya badan jalan akibat gorong-gorong tersumbat dan saluran pembuangnya tertutup.

Untuk mengatasi hal tersebut pihak pelaksana proyek akan membuat saluran pembuang serta mengganti gorong-gorong dengan Box Curvert.

Setelah pemasangan Box, diatasnya akan dipasang Plat injak dengan mutu K300 yang memiliki guna utama sebagai elemen struktural untuk menopang beban berat dalam konstruksi.

Dikatakan, meskipun Box dan Plat Injak selesai dipasang, tapi tidak serta merta boleh dilewati oleh kendaraan. Kita tunggu sampai kering dengan estimasi waktu berkisar 23 s/d 24 hari.

“Badan jalan yang sudah dipasang Box Culvert dan Plat Injak, untuk sementara waktu kita pagar supaya tidak dilewati dan setengah dari badan jalan kita buka untuk arus lalulintas kendaraan,” jelas Berlin, Sabtu (08/11/2025).

“Dan untuk diketahui. Pemasangan Box ini dinamakan Rehab Minor, Ampah – Tamiang Layang. Sementara untuk Mayor, itu pengaspalan,” tambahnya.

Dari pantauan di lapangan. Proses pengerjaan rehab ini juga ditinjau langsung oleh Kapolsubsektor Paku, IPDA. Edy Sutrisno.

Saat dimintai keterangan, Edy Sutrisno mengatakan, rehab ini sebelumnya sempat diprotes oleh warga yang tanahnya dibuat saluran pembuangan air. Oleh karenanya pihaknya hadir untuk menengahi permasalahan tersebut agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Lanjut Edy, berhubung Desa Tampa, wilayah kerja kita, maka sepatutnya hadir guna memastikan rehab berjalan lancar, pekerja merasa aman dan pihak yang tanahnya dibuat saluran pembuangan air juga tidak dirugikan.

“Dan puji syukur, setelah kita beri masukan akhirnya kedua belah pihak sepakat permasalah tersebut diselesaikan secara damai di Polsubsektor,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Sukawening Edukasi Pelajar SMP PGRI 
Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polsek Dusun Tengah, 150 Kilogram Beras SPHP Ludes Terjual
Kapolsubsektor Paku Pimpin Groundcheck Hotspot di Desa Kalamus
Meriahkan HUT RI ke-81, Polres Pakpak Bharat Kawal Ketat Turnamen Sepak Bola Tinada Cup XIII 2026
Dua Dekade BBC: Syukuran hingga Komitmen Lahirkan Kader Mandiri di Tasikmalaya
Haol Ke-36 Pendiri Gadjah Putih, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Lestarikan Pencak Silat
Dukung Akses Pendidikan, Mohamad Sohibul Iman Serahkan Bantuan PIP di SDN Panglayungan
PEMDA DIKEPUNG KRITIK! “Jangan Hanya Ramah ke Masyarakat, Ramah Lingkungan Juga Dong”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Sukawening Edukasi Pelajar SMP PGRI 

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polsek Dusun Tengah, 150 Kilogram Beras SPHP Ludes Terjual

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Kapolsubsektor Paku Pimpin Groundcheck Hotspot di Desa Kalamus

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Polres Pakpak Bharat Kawal Ketat Turnamen Sepak Bola Tinada Cup XIII 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Dua Dekade BBC: Syukuran hingga Komitmen Lahirkan Kader Mandiri di Tasikmalaya

Berita Terbaru

Berita terbaru

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Sukawening Edukasi Pelajar SMP PGRI 

Senin, 3 Agu 2026 - 18:59 WIB

Barito Timur

Kapolsubsektor Paku Pimpin Groundcheck Hotspot di Desa Kalamus

Senin, 3 Agu 2026 - 18:40 WIB