Kabupaten Pakpak Bharat Menjadi Salah Satu Lokasi Pengembangan HDDAP

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menghadiri Kick off Program HDDAP yang berlangsung di Hotel JW. Mario, Kota Surabaya.

Dalam acara ini, Mutsyuhito Solin hadir di acara ini bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP.

Diketahui Kabupaten Pakpak Bharat menjadi salah satu dari 13 Kabupaten yang ditetapkan menjadi lokasi kegiatan Pengembangan Hortikultura Lahan Kering atau Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP).

Program ini merupakan kerjasama antara Kementerian Pertanian dengan Asian Development Bank (ADB) tahun 2024-2028.

Mutsyuhito Solin mengatakan, ada dua komoditas hortikultura yang menjadi komoditas utama di Kabupaten Pakpak Bharat yakni bawang merah dan kentang.

“Dua komoditas hortikultura ini dinilai sangat cocok dan memiliki potensi yang baik dikembangkan di daerah Pakpak Bharat dan sudah terbukti berhasil dengan baik,” jelas Mutsyuhito Solin di Surabaya.

Kabupaten Pakpak Bharat sendiri memperoleh alokasi seluas 328 pada program ini yang direncanakan akan dilaksanakan di Kecamatan Kerajaan dan Kecamatan Pergetteng Getteng Sengkut.

Kegiatan ini akan digarap dengan menggandeng sektor swasta, menerapkan pertanian modern ramah lingkungan dengan manajemen pertanian yang tersistem dengan baik dari hulu hingga ke hilir.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP berharap keikutsertaan Pakpak Bharat dalam proyek ini berdampak positif bagi masyarakat.

“Semoga nantinya akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi yang signifikan dari sektor pertanian hortikultura, khususnya masyarakat petani yang ikut dalam program ini,” pungkas Adei Johan Banurea.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan
Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi
Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo
Aksi Bela Ponpes Hamalatul Qur’an Putri, Jangan Biarkan Marwah Pesantren Diinjak Atas Nama Penegakan Hukum 
Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi

Berita Terbaru