Jalan Jadi Lautan Debu, Warga Keluhkan Mobilitas Armada Pengangkut Batu Bara PT SIP 

Sabtu, 1 Februari 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indragiri Hilir, MNP – Kondisi Jalan Lintas Rengat Tembilahan didepan PT. SIP (Samudra Inti Pasifik) dipenuhi lumpur batu bara, Sabtu (01/02/2025).

Dampaknya, jalan menjadi licin ketika cuaca panas, karena dihujani dengan debu batu bara, tepatnya di Desa Bayas Jaya kecamatan Kempas kabupaten Indragiri Hilir provinsi Riau.

Bahkan, ketika hujan jalan tersebut lebih licin karena menjadi lautan lumpur akibat jalan yang rutin dilintasi mobil batu bara milik PT SIP.

Tidak heran, pengendara mobil menjadi sangat terganggu dengan kemacetan, apalagi pengendara sepeda motor yang melintasi PT. SIP ini debunya sangat menggangu sekali.

Saat di lokasi awak media mencoba menghubungi untuk bertemu Humas PT. SIP Samudra Inti Pasifik melalui chat WhatsApp pada tanggal 27 Januari 2025 kemarin, guna untuk konfirmasi terkait kondisi jalan lintas Rengat Tembilahan.

Saat itu Humas PT. SIP enggan bertemu dengan awak media dan dengan singkat humas PT. SIP membalas pesan Whatsapp,”Ke security aja pak,” balas Humas PT SIP.

Tidak sampai disitu, awak media mencoba konfirmasi lagi kepada Wendra Manajer PT. SIP melalui WhatsApp, namun tidak direspon dan tidak menjawab sampai berita ini diterbitkan.

Salah seorang Warga sekitar Teluk Bagus desa Bayas Jaya yang enggan disebut namanya mengeluhkan debu batu bara yang sangat menggangu kesehatan.

Pasalnya, polusi debu batu bara juga dapat memicu penyakit pernapasan lainnya, antara lain infeksi saluran pernapasan, bronkitis kronis, hingga penyakit paru obstruktif kronis atau PPOK.

“Ya, partikel-partikel debu batu bara itu yang bikin penyakit,” ucap warga.

Menurutnya, kesehatan warga sangga dirugikan dengan keberadaan PT.SIP sangat dirugikan soal kesehatan, terlebih rumah yang berada di pinggir jalan, otomatis dindingnya kotor karena debu batu bara.

“Kami meminta kepada dinas terkait agar bisa memberi sanksi kepada pihak bersangkutan yang mengelola batu bara di desa kami,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil
6 Tahun Konsisten, Politisi PKB Asep Endang M Syam Kembali ‘Traktir Qurban’ untuk Lansia Jompo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB