Pakpak Bharat, MNP – Dalam upaya mengokohkan persatuan dan melestarikan warisan leluhur, Kelompok Kerja Pelestarian Adat Budaya Pakpak (POKJA) menyelenggarakan Seminar Adat Budaya Pakpak Simsim.
Mengambil tema sentral “Kerja Njahat dan Kerja Baik”, kegiatan ini bertujuan membangun kebersamaan dalam persamaan budaya dan adat istiadat di tengah kemajuan zaman yang semakin pesat.
Seminar yang diinisiasi oleh Ketua POKJA Arigato Solin dan Sekretaris Nusler Banurea ini berlangsung selama satu hari penuh pada Selasa (25/11/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pakpak Bharat, Mutsyuhito Solin, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Maringan Bancin, serta jajaran pejabat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya menguatkan kerukunan dan semangat kebersamaan antar masyarakat adat Pakpak Simsim.
“Tata laksana ‘kerja jahat dan kerja baik’ adalah representasi dari akar budaya kita yang kaya. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan meningkatkan kesadaran kita akan nilai luhur budaya yang perlu kita jaga dan lestarikan bersama,” ujar Mutsyuhito.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Ketua Dewan Pelaksana Pelestarian Budaya Daerah Provinsi Sumatera Utara, DatuQ Adil Freddy Haberhams, S.E., serta tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemerhati budaya dari seluruh desa se-Pakpak Bharat.
DatuQ Adil Freddy Haberhams menjelaskan bahwa seminar ini menekankan pentingnya pelestarian adat dan budaya Pakpak sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat.
Melalui sesi diskusi yang diisi oleh narasumber seperti Lister Berutu dan Sabar Manik, para peserta berkesempatan memperkaya pemahaman akan nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun.
Diharapkan seminar ini tidak berhenti sebagai seremonial semata, tetapi dapat memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan adat budaya Pakpak Simsim.
Tujuannya adalah mewariskan nilai-nilai luhur tersebut kepada generasi muda, sekaligus meningkatkan solidaritas antar anggota masyarakat adat.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, budaya Pakpak diharapkan tetap menjadi simbol kekuatan, persatuan, dan kebanggaan di tengah perkembangan zaman.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan