Tasikmalaya, MNP – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kader Anti Narkotika Universitas Siliwangi (Unsil) berkerjasama dengan Barisan Para Mantan Narapidana dan Tahanan (Baramata) menggelar sosialisasi edukasi terkait Narkoba.
Acara tersebut berlangsung di Sekretariat Baramata Jalan Letkol Komir Kartaman Kelurahan Lengkong Sari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, Minggu (03/11/2024)
Yakhfa Khoerunisa Panitia Pelaksana dari Jurusan Ilmu Politik Unsil mengatakan, setiap tahun ada yang namanya program kerja duta anti narkotika Universitas Siliwangi dengan beberapa rangkaian salah satunya mengunjungi Baramata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuannya agar duta duta itu mengetahui bagaimana narkoba/narkotika. Mungkin setelah ini nanti ada personal branding sama pematerian dari BNN juga kakak kakak terdahulu kami, lalu kami juga ada penyuluhan ke sekolah rutin terkait bahaya narkoba,” jelas Yakhfa Khoerunisa.
Menurutnya, sosialisasi ini menambah ilmu bagi mahasiswa, juga bagi teman teman untuk calon duta narkoba. Karena setelah rangkain ini akan ada tugas tugas seperti video essay agar para dutanya bisa menambah ilmu pengetahuan.
“Harapannya, agar duta dan kami bisa lebih waspada dan mengetahui tentang narkotika itu ada apa saja, kita juga akan melakukan penyuluhan pesan himbauan buat generasi muda jangan coba coba terkait narkoba,” pesannya.
Ditempat sama, Fransiska Julian Sekretaris Pelaksana dari UKMKAN Staf Pengabdian Jurusan Kesehatan Masyarakat) menuturkan, dari duta ini sebenarnya biar ada branding, salah satunya UKMnya dulu.
“Karena tujuan UKM kita juga memang jelas membantu dalam pencegahan narkotika sebelum ke ranah yang lebih besar, di mulai dari mahasiswa Universitas Siliwangi sendiri,” terangnya.
Lebih luasnya lagi lanjut Fransiska, setidaknya ada manfaat dulu ke mahasiswa atau dari prokernya sendiri berikut karyanya.
“Seperti kemarin ada kegiatan pas hari anti narkotika itu kita bikin lomba bikin poster puisi essay untuk umum, yang ikut juga ada dari Bali kemarin dan yang menangnya dari Bali,” bebernya.
Menurutnya, dengan adanya kegiatan duta narkoba ingin memotivasi anak muda, karena adanya pemilihan ini akan berpengaruh pada dirinya sendiri bahkan bisa menginspirasi banyak orang.
Lanjut Fransiska, alasan bekerjasama dengan Baramata biar tahu sebenarnya di lapangan itu seperti gimana. Tadi juga diajarkan mengenali orang terdekat itu seperti apa, misalnya katanya yang keringat berlebih tapi badannya dingin terus apa?
“Kan itu ilmu baru yang mungkin tidak diajarkan, kalau dari BNN mungkin gak semua ilmunya diberikan, jadi kita kerjasama dengan Baramata, salah satunya untuk mendapatkan sudut pandang realitanya,” katanya.
Sementara itu, Abah Arif Sekjen Baramata menyebut, kegiatan ini sudah terjalin sekitar 5 tahun dengan UKM dari Unsil.
“Sebetulnya kegiatannya banyak tidak hanya ini, salah satunya sudah 2 tahun kita ikut terlibat dalam pemilihan duta narkotika di Universitas Siliwangi,” sebutnya.
Bahkan terang Abah Arif, tahun kemarin Baramata menjadi bagian penjurian pemilihan duta narkotika,” kebetulan tahun sekarang kita juga mungkin di pilih sebagai salah satu organisasi yang memang berkaitan/bisa ikut kolaborasi dengan BNN,” tuturnya.
Abah Arif berharap, kegiatan ini terus berlanjut dan bisa dengan element elemen masyarakat yang lainnya, untuk sama-sama berkiprah mencegah Narkotika.
“Jangan berani mencoba narkotika, kita konsisten bahwa kita salah satu bentuknya Yayasan yang memang niatnya hanya berkegiatan/kita lebih konsen ke organisasi sosial,” pungkas Abah Arif.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan