IWO Bartim Sambangi Sekretariat IPJI Kalteng, Pererat Sinergitas Antar Pekerja Pers

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Ikatan Wartawan Online (IWO) kabupaten Barito Timur (Bartim) kunjungi sekretariat Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kalimantan Tengah, Jumat (09/01/2026 .

Silaturahmi tersebut sebagai wujud sinergitas penyampaian informasi dari para pekerja pers di daerah tingkat kabupaten maupun provinsi yang bertujuan menciptakan komunikasi dengan mudah di era digital.

Ketua IWO Bartim, Boy Tanriomato kepada awak media mengatakan bahwa kunjungannya bersama anggota ke kantor IPJI Kalteng adalah sinergitas pekerja pers walaupun berbeda organisasinya.

“Inilah bentuk sinergi kita IWO Bartim dengan IPJI. Tidak ada jaga jarak antar pekerja pers walaupun berbeda organisasi,” ucap Boy.

“Disini kita bisa saling bantu khususnya yang perlu kita konfirmasi ke Provinsi. Ini bisa kita koordinasikan dengan teman-teman pers yang berada di provinsi, begitu pun sebaliknya” ungkap Boy.

Dirinya juga berharap, kedepannya komunikasi dengan IPJI maupun organisasi lainnya yang berprofesi sebagai pekerja pers terus berlanjut.

Dalam perbincangan tersebut. Ketua IPJI Kalteng, Pickrol Hidayat menegaskan komitmennya untuk menjadikan IPJI Kalimantan Tengah sebagai organisasi yang terbuka, kolaboratif, dan berpihak pada kemajuan insan pers di daerah.

“IPJI Kalteng di bawah kepemimpinan saya akan bersinergi dengan berbagai organisasi pers di Kalimantan Tengah. Tujuannya jelas: membangun kebersamaan demi kemajuan dan kesejahteraan rekan-rekan jurnalis di daerah,” ujar Pickrol.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya solidaritas antara pekerja pers untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan Kalimantan Tengah.

Dalam dinamika media yang terus berubah, kehadiran IPJI Kalteng dengan semangat baru diharapkan mampu menjadi jembatan antara jurnalis, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari IWO Bartim yang sudah mengunjungi sekretariat IPJI Kalteng. Semoga kedepannya kita terus mempererat tali silaturahmi,” tuturnya.

Bagi Pickrol Hidayat, sinergi antar lembaga pers bukan sekadar jargon, melainkan kebutuhan nyata agar jurnalisme di Kalimantan Tengah tetap independen, beretika, dan berdaya saing di era digital.

“Pers bukan hanya pilar keempat demokrasi, tetapi juga mitra pembangunan daerah. Kami ingin IPJI Kalteng dan teman-teman dari IWO hadir sebagai motor penggerak untuk memperkuat kualitas, profesionalisme, dan kesejahteraan insan pers,” pungkasnya.

Loading

Facebook Comments Box

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026
Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir
Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak
Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti
Siapkan 10.000 Hektar Lahan, Pemkab Pakpak Bharat Sambut Tim Ditjenbun Kementan RI
Tasikmalaya Zona Merah Korupsi: Masalahnya Sistemik, Bukan Sekadar Persepsi
Musrenbang Desa Kersamanah Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:57 WIB

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:48 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:19 WIB

Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti

Berita Terbaru