Inovatif! Mahasiswa Pendidikan Masyarakat Unsil Sulap Sampah Jadi Berkah di Kawalu

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Mahasiswa Jurusan Pendidikan Masyarakat (Semester 6) yang tengah melaksanakan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di PPKH Kecamatan Kawalu, sukses menggelar serangkaian program pemberdayaan lingkungan di RW 08, Kelurahan Cibeuti, Kota Tasikmalaya.

Mengusung misi meningkatkan kesadaran ekologis dan ekonomi, para mahasiswa menghadirkan tiga program unggulan yang menyasar berbagai lapisan usia, mulai dari anak-anak hingga kelompok ibu rumah tangga.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat, 1 Mei 2026, di Madrasah Al-Istiqomah dengan tajuk GELAS (Gerakan Lingkungan Anak Sadar Sampah). Program ini dirancang khusus untuk anak-anak agar mencintai lingkungan sejak dini.

Tak sekadar teori, anak-anak diajak terjun langsung dalam Edukasi Interaktif tentang mengenal perbedaan sampah organik dan anorganik.

Selain itu, Workshop Kreatif yaitu mengubah botol plastik bekas menjadi tempat sampah sederhana yang estetik serta Games Memilah Sampah, kompetisi seru mengelompokkan sampah sesuai jenisnya guna mengasah ketangkasan dan pemahaman mereka.

Memasuki pekan kedua, Kamis 7 Mei 2026, mahasiswa berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekarsari. Melihat potensi tanaman markisa yang melimpah, mahasiswa menginisiasi program pembuatan jus markisa inovatif.

Dalam sesi ini, para ibu KWT dibekali dengan demo produksi yaitu teknik pengolahan jus yang higienis dan Strategi Packaging tentang edukasi pengemasan agar produk tampil menarik di pasar.

Selanjutnya, Digital Marketing: Pelatihan pemasaran melalui media sosial untuk memperluas jangkauan ekonomi kreatif warga serta Solusi Tuntas Sampah dengan Incinerator Minim Asap “PILAH”

Sebagai puncak sekaligus solusi atas permasalahan krusial di wilayah tersebut, mahasiswa meluncurkan program PILAH (Pengelolaan Limbah Melalui Edukasi dan Pemanfaatan Sampah) di RT 02.

Mengingat belum adanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang memadai di wilayah tersebut, mahasiswa berinisiatif membuat dan menempatkan Incinerator Minim Asap. Alat ini menjadi solusi alternatif untuk memusnahkan sampah rumah tangga tanpa mencemari udara secara berlebih.

“Kami berharap kehadiran Incinerator ini dapat mengatasi penumpukan sampah yang selama ini menjadi keluhan warga, sekaligus menciptakan lingkungan Cibeuti yang lebih sehat dan nyaman,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa PLP.

Melalui ketiga program ini, sinergi antara akademisi dan masyarakat diharapkan tidak berhenti saat masa PLP usai. Inovasi yang telah diletakkan diharapkan mampu mendorong kemandirian warga dalam mengelola lingkungan sekaligus meningkatkan taraf ekonomi lokal berbasis potensi daerah.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Beda Keterangan dan Data ‘Sentuh Tanahku’, Karang Taruna Pertanyakan Aset Desa Mekarwangi
Kolaborasi ORADO Gunungsitoli dan Kodim 0213/Nias, Siap Gelar Turnamen Domino Piala Panglima TNI
Penelusuran Proyek APBN Rp24 M Way Katibung: Pelanggaran Bisa Berujung Pidana
Jaga Kesehatan Pendamping Pasien, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Paket Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional
Edukasi Wartawan, SWI Depok Bedah Risiko Pidana Pajak dalam RUU Perampasan Aset
Purna Tugas, Keteladanan 3 Guru Senior SMPN 1 Petarukan Tetap Dikenang
Ancam Lapor Polisi, Pembeli Desak Fellena Selesaikan Sengketa Jual Beli Tanah di Gunung Cihcir
Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:04 WIB

Beda Keterangan dan Data ‘Sentuh Tanahku’, Karang Taruna Pertanyakan Aset Desa Mekarwangi

Senin, 7 September 2026 - 09:41 WIB

Kolaborasi ORADO Gunungsitoli dan Kodim 0213/Nias, Siap Gelar Turnamen Domino Piala Panglima TNI

Minggu, 6 September 2026 - 17:47 WIB

Penelusuran Proyek APBN Rp24 M Way Katibung: Pelanggaran Bisa Berujung Pidana

Minggu, 6 September 2026 - 17:28 WIB

Jaga Kesehatan Pendamping Pasien, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Paket Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional

Minggu, 6 September 2026 - 13:16 WIB

Edukasi Wartawan, SWI Depok Bedah Risiko Pidana Pajak dalam RUU Perampasan Aset

Berita Terbaru