Ini Alasan Perubahan Data Penerima Bantuan Beras 10Kg dari Pemerintah 

Minggu, 4 Februari 2024 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sejumlah masyarakat di Bungursari Kota Tasikmalaya yang biasa mendapat bantuan beras 10kg dari Kemensos mulai mempertanyakan alasan, pada bantuan pangan beras tahun ini tidak menjadi penerima manfaat.

Menyikapi itu, Gugun Gumilar selaku Koordinator Bantuan Beras Kecamatan Bungursari angkat suara. Dirinya menyebut, penyebab utama KPM PKH dan BPNT tidak mendapatkan bansos beras 10 kg adalah karena adanya perubahan data penerima untuk bantuan tersebut.

“Sumber pendataan dari pusat berbeda, tidak diambil dari data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos, tapi dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), atau juga keluarga rawan stunting,” jelas Gugun, Sabtu (03/02/2024).

Lantaran itu, jika warga yang menanyakan terkait hal tersebut tidak akan bisa dijawab maksimal oleh RT maupun RW setempat. Selain itu terang Gugun, untuk nominal jumlah penerima bantuan berass ada yang naik dan turun.

“Seperti Kelurahan Sukamulya, turunnya hampir 200 orang lebih. Tapi Alhamdulillah hari ini sebagaian sudah didistribusikan untuk Sukamulya Bungursari hampir 100 persen, tinggal beberapa orang,” sebutnya.

“Hanya Kelurahan Sukalaksana yang sampai saat ini belum menyalurkan bantuan beras, rencananya hari Senin tanggal 5 Februari 2024,” jelas Gugun.

Dia pun menjelaskan bantuan beras baru terealisasi bulan Februari, karena berdekatan dengan pemilu, sehingga banyak kendala teknis yang dirasakan.

Namun terang Gugun, dimaksimalkan sebelum tanggal 11 Februari 2024, tepatnya hari tenang kampanye Pemilu tidak ada kegiatan lagi.

“Mudah mudahan, program yang berjalan selama enam bulan ini bisa terlaksana dengan lancar dan sesuai sasaran,” harap Gugun.

Ibu Nani salah seorang penerima bantuan bersyukur, kali ini dirinya bisa mendapatkan beras 10kg. “Alhamdulillah, saya dapat bantuan, berasnya putih dan bagus,” tandas dia.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Serahkan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD
Poros Rakyat dan Mahasiswa Sukapura Desak Kejaksaan Selidiki Tata Kelola Yayasan Penerima Dana MBG
Pemdes Campaka Garut Gelar Musdes LPJ BUMDes Jaya Mandiri Semester I 2026
KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?
“Domba Adu” : Saat Ulama dan HPDKI Menyatukan Agama, Budaya dan Ekonomi Umat
SMKN 6 Garut Terima Bantuan Revitalisasi Pembangun RPS Teknik Komputer dan Jaringan
Pengacara PT SJP Buka Suara Soal Tambang, Siap Tempuh Jalur Hukum, Legalitas Dokumen Tetap Minta Diuji
Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Jeneponto Serahkan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Poros Rakyat dan Mahasiswa Sukapura Desak Kejaksaan Selidiki Tata Kelola Yayasan Penerima Dana MBG

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pemdes Campaka Garut Gelar Musdes LPJ BUMDes Jaya Mandiri Semester I 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:54 WIB

KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:47 WIB

“Domba Adu” : Saat Ulama dan HPDKI Menyatukan Agama, Budaya dan Ekonomi Umat

Berita Terbaru

Berita terbaru

KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?

Senin, 19 Okt 2026 - 14:54 WIB